TEMPLATE ERROR: No dictionary named: 'post' in: ['blog', 'skin', 'view']

TEMPLATE ERROR: Invalid data reference post.url: No dictionary named: 'post' in: ['blog', 'skin', 'view'] Indra Long

11 November 2009

Sambut HUT PPMKI Ke 30







PPMKI, Gelar Reli Mobil Kuno Di Denpasar

Perkumpulan Penggemar Mobil Kuno Indonesi (PPMKI), Rabu (11/11) kemarin menggelar reli mobil kuno di bilangan Denpasar dan Badung. Reli mobil kuno yang diselenggarakan dalam rangkaian menyambut hari ulang tahun PPMKI yang ke 30 tersebut menyertakan anak-anak panti asuhan. Dijadwalkan hari ini PPMKI akan menggelar pameran mobil kuno di Discoveri Kartika Plaza dengan menyertakan empat mobil kuno yang sempat mengiringi perjalanan RI 1.

Hal tersebut dikatakan ketua acara HUT PPMKI yang ke 30, Budi Wirawan disela-sela reli mobil kuno. Menurutnya dalam menyambut HUT PPMKI ke 30, penyelenggaraan yang bersifat Internasional ini, terpusat di provinsi Bali. Namun dengan berat hati, negara-negara tetangga yang dijadwalkan akan mengikuti rangkaian acara PPMKI terpaksa tidak bisa menghadiri dikarenakan keterbatasan waktu mereka. Negara-negara tersebut adalah Malaysia, Kualalumpur dan Brunai.

Budi mengatakan, reli tersebut merupakan sebagian bentuk menghormati parayaan hari pahlawan yang jatuh Selasa (10/11) kemarin. Selain itu ulang tahun ke 30 yang jatuh pada Jumat (13/11) esok menjadi ajang silaturahmi para penggemar mobil tua di Indonesia. Diperkirakan 160 mobil kuno akan meramaikan perhelatan International mobil kuno tersebut. “ Nanti kita akan menampilkan mobil kuno buatan tahun 1853, namun saya lupa nama merek mobil tersebut,”jelasnya yang juga sebagai sekretaris PPMKI Bali.

Beragam merek mobil kuno seperti Chevrolet, Ford, Land Rover, Willy, Plymouth Mercedes, Holden, Moris Minor, Mini, Fiat, akan dipamerkan di hadapan khalayak ramai. Yang paling menarik adalah turut andilnya tiga mobil kuno yang pernah digunakan oleh RI 1 dan satu mobil kuno yang digunakan oleh bung Tomo saat detik-detik proklamasi.

Sebanyak 90 mobil kuno dari lima pengurus daerah yaitu Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Provinsi Bali turut hadir dalam reli keliling Kota Denpasar, dan Badung. Namun reli mobil kuno yang menjadi bagian pavorit para peserta reli, kali ini merasakan kesenangannya bisa berbagi dengan para anak panti asuhan. Menurut peserta reli, Ananta dan Sriyono yang membawa mobil mobil fiat 1100 SW tahun 1969 dan 1955 dari kota Solo. Mengatakan cukup senang, bisa berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Menurutnya walau hanya bisa mengajak anak-anak tersebut mengitari kota Denpasar dengan mobil kuno, dirasakan oleh para peserta sudah menjadi bentuk kepedulian antar sesama.

Hal yang sama juga diutarakan Salim asal Jakarta yang menyertakan mobil kuno kesayangannya yakni Moris Becak tahun 1935 yang pada jaman dulu dijadikan oplet di Jakarta dan Moris Minor tahun 1957. Menurutnya hingga kini, memelihara dan merawat serta melestarikan mobil kuno yang berada di Indonesia merupakan keasikan tersendiri dan telah menjadi kewajiban anak bangsa untuk melestarikannya. “Jangan sampai mobil-mobil kuno dan langka yang berada di Indonesia, diboyong keluar negeri dan berpindah tangan,”jelas Salim.

07 November 2009

Honda CB 100

03 November 2009

Pengembangan Pariwisata Bahari


Dunia pariwisata khususnya sektor pariwisata bahari patut dikembangkan secara lebih professional. Selama ini masyarakat Indonesia masih berorintasi pada daratan dalam penggarapan kepariwisataan.

Hal tersebut dikatakan mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Kabinet Gotong Royong, Drs. I Gede Ardika saat menghadiri Inter Island Tourism Polcy (ITOP) 2009 yang berlangsung di Sanur Beach Hotel, Selasa (2/11) kemarin. Ardika mengatakan potensi pariwisata bahari di Indonesia memiliki prospek yang sangat bagus dan hampir semuanya belum dikembangkan secara optimal.

Dia mengatakan secara karakteristik lautan disetiap wilayah memiliki perbedan dan sangat wajar bila pengelolaan dan pengembangannya disetiap masing-masing negara berbeda. “ Sangat wajar kepariwisataan bahari dikembangkan secara optimal, karena wiyalah lautan disetiap negara itu berbeda-beda,” jelasnya.

Indonesia yang memiliki 2/3 wilayah lautan hingga saat ini masih berorintasi pada sektor daratan. Diakatakan Ardika, padahal bangsa Indonesia merupakan bangsa lautan. Dia juga mengingat kepada para steakholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk kembali mengola lautan yang luas, terutama dari sektor pariwisata. Karena menurutnya kepariwisataan merupakan alat untuk membangun jati diri bangsa dari sisi kelautan.

Secara umum ada tiga pokok dalam pengembangan wilayah kelautan. Ardika mengatakan dalam menciptakan wisata bahari perlu diperhatikan aspek rekreasi yang palaing dominant untuk mengaet wisatawan baik domestik maupun manca negara. Dia menyontohkan bentuk rekreasi bahari yang menjadi daya tarik wisatwan seperti snorkeling, diving, surfing dan sebagainya. Dan tentunya pengolahan lingkungan yang baik dan benar. Aspek kedua yang juga harus diperhatikan adalah membangun wilayah pulau-pulau kecil. Pada aspek yang ketiga pengembangan kepariwisataan dari beragam aspek yang sudah terbangun.

Untuk pulau Bali yang menjadi destination wisata dinilai masih belum berkembang. Dia mengatakan agar Bali yang memiliki sejumlah titik rekreasi harus segera melakukan identifikasi titik-titik rekreasi yang terdapat di pulau seribu pura ini. Dia menghimbau kepada pemerintah kabupaten dan kota agar mendetailkan dan mengidentifikasi titik-titik lokasi rekreasi yang tumbuh di bali.

Secara keseluruhan dalam pengembangan pariwisata, pulau Bali masih memiliki kekurangan terutama pada sektor infrastruktur. Seperti halnya infrastruktur jalan yang dirasakan mulai menyempit sehinga menimbulkan kemacetan. Selain itu infrastruktur listrik yang selalu mengalami kekurangan. Selain itu yang menjadi perhatian serius adalah pulau Bali mulai mengalami krisis air, dimana ketersedian air beberapa tahun kedapan akan semakin sulit didapatkan serta sarana pelabuhan terutama untuk wisata bahari yang menggunakan kapal, dirasakan belum mencukupi.

Dalam pelaksanaan ITOP yang diikuti oleh China, Jepang, Srilangka, Cheju dan Indonesia tersebut dibahas mengenai isu-isu global yang berkaitan dengan kepariwisataan. Selain itu dibahas juga mengenai perkembangan keperiwisataan masing-masing angota. Pelaksanaan ITOP sendiri berlangsung mulai tanggal 2-5 November mendatang.

BELAJAR PERAWATAN WAJAH BERSAMA PEVONIA BOTANICA

Bali 2 November 2009... Salah satu acara offcourt di tenis Commonwealth Bank Tennis Tournament of Champions, Senin (2/11), adalah memanjakan para petenis untuk melakukan perawatan wajah bersama produk perawatan wajah dan kulit terkenal, Pevonia Botanica. Dalam acara bertajuk “Pevonia Journey to Flawless Skin”, sedikitnya enam petenis yang hadir pagi itu.

Dalam sesi tersebut, enam petenis yakni Yanina Wickmayer, Vera Dushevina, Sabine Lisicki, Aravane Rezai dan duet petenis kawakan, Melinda Czink dan Kimiko Date-Krumm, duduk mengikuti acara sekaligus mendengarkan dengan seksama arahan yang dipandu Kellie Baker dari Pevonia. Dalam acara tersebut, para petenis diajarkan untuk mengenali jenis kulit masing-masing dan mengetahui bagaimana cara perawatan yangsederhana, mulai dari membersihkan (cleansing), memberikan cairan pelembab, hingga penggunaan masker untuk mengembalikan kekenyalan serta kesehatan kulit wajah.

Baker mengakui, kulit para petenis cenderung kering mengingat olahraga yang dilakukan kerap di ruang terbuka dan berkeringat. Hal yang sama diakui pula oleh para petenis yang terkadang harus menghadapi perbedaan cuaca di tiap negara ynag mereka kunjungi. Usai melakukan perawatan wajah, secara bergantian para petenis melakukan pemijatan relaksasi di bagian wajah, leher, dan pundak. Hasilnya cukup membuat para petenis lebih rileks dan segar.

“Saya jarang melakukan hal ini (perawatan wajah) dengan baik. Tetapi, setiap hari saya berusaha untuk membersihkan muka sebelum tidur,” ujar Date-Krumm. Sedangkan Dushevina mengaku senang dengan adanya acara ini. Ia menjadi tahu banyak mengenai perawatan wajah yang sesuai dengan kulitnya. Menurutnya, produk ini cukup bagus, aromanya tidak terlalu menyengat dan sepertinya cocok dengan kondisi kulitnya yang kerap terlalu kering.

Pevonia Botanica Pevonia merupakan produk perawatan spa pilihan yang hanya didapatkan di spa-spa eksklusif di berbagai belahan dunia. Pevonia adalah perintis global di bidang perawatan kulit yang sepenuhnya mendukung upaya kesinambungan lingkungan hidup. Brand ini menawarkan lebih dari 100 perawatan in-spa profesional, ditambah dengan 200 rangkaian produk dan perawatan botanical yang ditujukan khusus untuk penggunaan di rumah.

Pevonia Botanica sudah beredar di lebih dari 70 negara di dunia, dimana Pevonia menawarkan produk perawatan spa yang lengkap, diramu menggunakan bahan alami pilihan dan memanfaatkan proses teknologi tercanggih. Kabarnya, produk ini disukai oleh Angelina Jolie dan Catherine Zeta-Jones. Pevonia Botanica didistribusikan oleh Universal Aesthetics Asia Pasifik, sebuah jaringan dengan cakupan berbagai perusahaan yang terkait dengan spa, yang menawarkan produk inovatif dan solusi pelayanan kepada spa, spa medis dan industri salon di bawah satu payung. Pevonia Botanica merupakan produk perawatan kulit yang merupakan hasil dari gabungan pemakaian bahan alami terbaik di dunia dan diproses melalui teknologi tinggi.

Tenis Commonwealth Bank Tournament of Champions


Bali, 2 November 2009... Pihak Sony Ericsson WTA Tour mengumumkan secara resmi undian pemain yang akan berlaga di Commonwealth Bank Tournament of Champions, Senin (2/11). Para petenis akan bermain dengan format round robin pada 4-6 November untuk selanjutnya melaju ke babak semifinal dan final.

Ke-12 petenis akan dibagi dalam empat grup, dimana setiap grup dipimpin oleh petenis unggulan. Terdapat empat unggulan, yakni Marion Bartoli (unggulan pertama), Samantha Stosur (unggulan dua), Yanina Wickmayer (unggulan tiga) dan Sabine Lisicki (unggulan empat –wildcard). Setelah itu, akan terdapat empat petenis yang akan diurutkan berdasarkan peringkat untuk bermain di babak empat besar.

Juara grup A yang memiliki peringkat tertinggi, akan berada di posisi paling atas babak semifinal. Diikuti peringkat tertinggi kedua mengisi posisi terakhir. Sedangkan dua semifinalis lainnya akan diundi untuk mengisi posisi 2-3. Babak tersebut akan dimainkan pada Sabtu (7/11) dan babak final pada Minggu (8/11).


Group A:

Marion Bartoli

Shahar Peer

Magdalena Rybarikova

Group B:

Samantha Stosur

Maria Jose Martinez Sanchez

Agnes Szavay

Group C:

Yanina Wickmayer

Anabel Medina Garrigues

Kimiko Date Krumm

Group D:

Sanine Lisicki

Melinda Czink

Aravane Rezai

Vera Dushevina (menjadi petenis cadangan, bilamana terdapat petenis yang sakit atau cedera).


06 Oktober 2009

Buat Guf




LoNg

14 September 2009

Pekan Olah Raga Popinsi Bali Ke IX

Final Sepak Bola

Suporter Birokrat Ramaikan Jimbaran

BADUNG,Bali

Cabang merakyat sepak bola benar-benar menjadi perhatian lebih dibanding cabang lain, bagi kontingen Gianyar. Hal itu tak bisa disanggah bila cabang sepak bola menjadi ikon dari cabang olah raga lain disetiap even nasional, porprop maupun even dunia sekalipun.

Dalam pertandingan final sepak bola yang mempertemukan Gianyar melawan Badung, Selasa (15/9) sore ini di lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Bagi kontingen Gianyar sepak bola menjadi perhatian khusus, apalagi Gianyar sebagai pemegang medali emas pada Porda Bali VIII/2007. Karena keinginan keras untuk mempertahankan ikon sepak bola itu, tampilan Kadek Restu Widhi dkk, akan mendapat support langsung dari petinggi Gianyar Cok ACE beserta wakil Bupati dan para kepala Dinas.

Jumlah supporter itu diprediksi melebihi perkiraan, atau lebih dari 300 orang mengingat Panpel juga menyediakan transportasi roda dua bagi maniak bola yang bermaksud memberi dukungan kepada tim Gianyar yang difinal menghadapi tuan rumah Badung. Harapan kehadiran para petinggi kota Seni Gianyar dan maniak bola menjadi tumpuan semangat para pemain untuk bisa menaklukkan tuan rumah.

“Sebanyak 4 bus memboyong para supporter birokrat ke lapangan Jimbaran, untuk memberi dukungan aksi pemain Gianyar guna mempertahankan medali emas,”tegas Ketua Harian KONI Kabupaten Gianyar Ida BAgus Gaga Adisaputra, Senin (14/9) kemarin.

Terkait dengan teknis pertandingan pelatih Suarya. Dihubungi terpisah Suarya mengatakan, tak ada taktik maupun teknis khusus terkait menghadapi tuan rumah Badung. “Yang terpenting kami mempersiapkan diri dengan baik, begitu pula kemauan pemain yang utama, mengingat hasilnya di lapangan menjadi kewenangan pemain, pelatih hanya memberi strategi dan arahan dari pinggir lapangan,”ujarnya.

======================================================

1000 Pelari Luar Negeri Ditergetkan Mengikuti Bali Internasional Marathon

DENPASAR, Bali

2th Garuda Indonesia Bali Internasional Marathon 2009 yang akan dilaksanakan 18 Oktober mendatang. Menargetkan 1000 pelari luar negeri dan 1000 pelari dari dalam negeri. Bali mrathon ke dua yang akan di gelar di kawasan Nusa Dua tersebut memperlombakan tiga nomor yakni lari 5K, 10K dan lari 21 Marathon .

Dalam pertemuannya dengan wartawan cetak maupun elektronik usai melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, perwakilan Garuda dan Pemkab Badung di Sektor Bar Senin (14/9) kemarin. Ketua umum 2th Garuda Indonesia Bali Internasional Marathon 2009 (2th GIBIM) I.G.B Alit Putra mengatakan pelaksanaan lari skala internasional tersebut menargetkan 1000 pelari dari luar negeri yang berisikan para pelari berprestasi dan pelari dari wisatawan asing. Sementara pelari dari dalam negeri sendiri dia menargetkan akan memperlibatkan kurang lebih 1000 pelari yang teriri dari 5000 pelari pelajar dan 5000 pelari umum.
Secara teknis Alit mengatakan, pelaksanaan 2th GIBIM akan melibatkan pengamanan yang super ketat, mengingat acara tersebut melibatkan pelari internasional dan wisatawan asing. Dilain itu secara sosialiasi pihaknya bersama Garuda Indonesia tengah melakukan sosialisasi dan bekerjasama dengan 11 kota dari beberapa negara seperti China, Korea, Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Australia.

Dia mengatakan event sekala internasional tersebut juga bersinergi dengan event tahunan Nusa Dua Festival yang berlangsung sehari sebelum Bali Internasional Marathon dimulai hingga tanggal 21 Oktober. Lebih lanjut Alit mengatakan dengan dua event tersebut diharapkan kunjungan wisatawan akan semakin meningkat dan memberikan citra positif dimata internasional.
Total hadiah senilai Rp.250 juta yang akan diberikan kepada para pemenang di tiga nomor tersebut hingga saat ini belum mendapatkan titik terang. Pihaknya berharap Menegpora dapat menggelontorkan kocek untuk total hadiah tersebut. Sementara keperluan lainnya sedang dilakukan pendekatan-pendekatan dengan sponsor. “Masih cari-cari sponsor untuk acara tersebut, mudah-mudahan Menegpora dapat mengucurkan senilai total hadiah tersebut,”jelasnya.

===============================================================

Cabang Olah Raga Menembak

Klungkung Dan Badung Berbagi Emas

BADUNG, Bali

Hari keenam, Senin (14/9), cabang olah raga menembak, kabupaten Klungkung dan Badung sama-sama menyabet dua emas. Atlet perorangan dan beregu menembak Klungkung berhasil meraih dua emas di nomor air rifle match putri. Sementara atlet menembak perorangan dan beregu Badung menyabet emas di free rifle 3 pisition.

Di beregu air rifle match putri, atlet nembak Klungkung yang berisikan Made Ayu Pramita suari, Ni Kadek Dripta Yanti, I Nyoman uniati Ningsih berhasil megumpulkan total point dari empat series sebanyak 1125 mengungguli Badung dengan point 1092 point. Badung yang diperkuat Ni Putu Ayu Lily Suryani, Setyo Utami, Hanny Virdiana harus puas meraih perak. Sementara perunggu di raih Denpasar melalui I Gusti Ayu Putu Ariani, Kasmawati Christya Tanjung Sari dengan total point 1023.

Emas kedua Klungkung berhasil diraih I Nyoman Yuniati Ningsih dengan total point 380 melalui air rifle match putri. Medali perak juga diraih Made Ayu Pramita Suari dengan total 379 point disusul Badung melalui Hanny Virdiana dengan point 372.

Sementara itu perolehan emas Badung di raih melalui atlet tembak Thomas Leo Lay, I Kadek Bagiartha, I Putu Suardika Yasa yang bermain dalam beregu free rifle 3 position dengan total point 1592 dari empat series. Tidak berbeda jauh, point Denpasar melalui atlet menembaknya C. Glenn Clifton Apfel, I Putu Purwo Preyogo, Endarmono Rahajo merapat diposisi kedua dengan total point 1574. Sedangkan emas berikunya diraih melalui atlet menembak I Kadek Bagiartha dengan point 547.

===============================================================

Denpasar Bertengger Di Cabang Atletik, Balap Sepeda Dan Tenis Lapangan Dikuasai Badung

BADUNG, Bali

Cabang olah raga atletik yang berlangsung di lapangan atletik Gor Mengwi berakhir sudah Senin (14/9) kemarin. Kabupaten Denpasar memimpin perolehan medali diikuti kabupaten Buleleng di peringkat kedua. Sementara tuan rumah, Badung menguasai perlehan medali di cabang olah raga balap sepeda.

Empat hari sudah cabang olah rag atletik dipertandingkan di lapangan atletik Gor Megwi. Hingga hari terakhir kemarin perolehan medali emas Denpasar diperoleh dari dua atlet putri dan putra yang tampil cukup berprestas. Di nomor 10000 meter putri Mariana Diaz Ximenes, Ni Kadek Suantari di nomor 400 meter putri. Sedangkan di nomor tolak peluru putra I Putu Darsa Sugira, dan A.A Ngurah Gede Satriya Wibawa di nomor lompat tinggi putra.

Perolehan emas tersebut ditambah dengan sembilan medali perak dan tiga medali perunggu yang menyingkirkan kabupaten Buleleng yang memperoleh empat emas, dua perak dan tiga perunggu. Keberhasilan kabupaten Buleleng berada di peringkat kedua ditorehkan para pelari andalannya di nomor 4x100 meter putra dan putri, 1500 meter putri atas nama Ni Ketut ita, dan 100 meter putri atas nama Ketut Uliarti.

Keberhasilan tuan rumah menguasai perolehan medali di beberapa cabang seperti bola basket, bola voli, renang, balap sepeda, menembak, kempo, panjat tebing, tidak diikuti di cabang atletik. Badung hanya mampu mengumpulkan dua emas, lima perak dan lima perunggu. Dua emas Badung dihasilkan oleh Nicolas A.Sila di nomor 5000 meter putra dan nomor 400 meter putri atas nama Ni Kadek Suantari.

Hari terakhir perlombaan di cabang olah raga balap sepeda di nomor cross country 17 KM putri. Wilhelmina Tutuarima berhasil meraih emas dan sekaligus menutup perolehan medali emas kabupaten Badung yang memimpin perolehan medali dengan 10 emas.

Dalam perlombaan cross country 17 KM Wilhelmina Tutuarima berhasil finis terdepan dengan catatan waktu 54.45.936 di kawasan Garuda Wisnu Kencana. Di posisi kedua diraih oleh Indah Yuliantin asal Jembrana dengan waktu 57.31.769. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Ni Ketut Friska Rani asal Gianyar dengan catatan waktu 59.27.629.

Sementara di nomor cross country 33 KM putra pembalap sepeda asal Gianyar berhasil maraih emas dengan catatan waktu 1.36.52.884. sedangkan Mohamad Zakiah asal karangasem berhasil meraih perak dengan catatan waktu 1.38.35.430. Sementara tuan rumah Badung melalui pembalapnya Joko Sumalis finis di posisi ke tiga dengan catatan waktu 1.41.05.621.

Tambahan emas Wilhelmina Tutuarima di nomor cross country menutup perolehan emas kontingan Badung dengan mengumpulkan 10 medali emas, dua perak dan enam medali perunggu dalam cabang olah raga balap sepeda. Disusul oleh kabupaten Jembrana dengan empat medali emas, enam perak dan tiga perungu.

Sementara di cabang olah raga tenis lapangan yang berlangsung di Lapangan BTDC, Grand Hyatt Nusa Dua berakhir senin (14/9) kemarin. Kabupaten Badung memimpin perolehan medali dengan empat emas, dua perak dan satu perunggu. Empat emas tersebut diraih oleh Kim Sven Kanginnadi dan Wukirasih di ganda campuran, pada ganda putri Sediati Merdiningsih dan Wayan Rahini. Wukirasih Sawondari di tunggal putri, dan satu emas lainnya dari beregu putri.

Diperingkat ke dua diraih kabupaten Buleleng dengan dua emas, tiga perak dan tiga perunggu. Sedangkan di peringkat ke tiga diraih klungkung dengan satu emas, satu perunggu.

=============================================================

Tiga Emas Atletik Di Raih Buleleng

BADUNG,Bali

Kontingen Kabupaten Buleleng berhasil mengumpulkan tiga emas dalam pertandingan cabang olah raga atletik, Minggu (13/9) kemarin. Tiga emas tersebut diraih dalam nomor 4 x 100 meter putra-putri dan 1500 meter putri di lapangan umum Megwi.

Pada nomor 4 x 100 meter putrid, anak-anak Buleleng berhasil mencapai garis finis terdepan dengan catatan waktu 52.22 detik. Disusul kabupaten Denpasar yang mendapatkan perak dengan waktu 52.50 detik. Sedangkan Badung hanya mampu meraih perunggu dengan waktu 52.75 detik. Sementara di nomor 4 x 100 meter putra catatan waktu Buleleng lebih cepat 44.27 dibandingkan anak-anak Badung dengan catatan waktu 44.51 detik. Sedangkan kabupaten Bangli meraih perunggu dengan waktu 44.76 detik.

Ni Ketut Cita berhasil menambah perolehan emas kabupaten Buleleng atas keberhasilannya memenangi lari 1500 meter putri. Cita berhasil meraih garis finis terdepan dengan catatan waktu 5.00.88 detik disusul pelari Badung, Ni Luh Mirnawati dengan catatn waktu 5.09.83 detik sedangkan Bangli hanya meraih medali perunggu atas nama Ni Kadek Primayani dengan catatan waktu 5.12.06 detik.

Sementara Denpasar yang kemarin berhasil meraih dua emas. Dalam pertandingan kemarin hanya mampu meraih satu emas di nomor 1000 meter putri atas nama Mariana Diaz Ximenes dengan catatan waktu 41.24.27 menit. Sedangkan tuan rumah, Badung belum berhasil memperoleh emas pada hari kemarin dan harus puas berada di posisi kedua dan ketiga.

======================================================

Medali Emas Cabang Renang Di Kuasai Badung

BADUNG,Bali

Lagi-lagi tuan rumah Badung merajai perolehan medali emas dalam arena Porpov ke IX. Kali ini cabang olah raga renang didaulat sebagai milik Badung setelah mengantongi 21 emas dari 30 medali emas yang diperebutkan.

Dalam laga pertandingan hari terakhir cabang olah raga renang yang berlangsung di kolam renang Tirta Arum, Abiansmal. Para perenang Badung berhasil menambah perolehan medali emas dengan menambah 10 emas Minggu (13/9) kemarin. Ke sepuluh emas tersebut diraih dalam nomor 100 meter gaya dada putra-putri atas nama Ketut Tadeus Max Nurcahya Painatih dan Eva Lilian Van Leenen. 100 meter gaya kupu-kupu putra-putri atas nama I Geda Siman Sudartawa dan Rista Agustin Margina. 200 meter gaya bebas putra-putri atas nama Samuel Preston White dan Debby Kartika Prameswari Wiana, , 50 meter gaya bebas putra-putri atas nama I Putu Apriadi dan Si Luh Nyoman Dewi Saraswati. Sedangkan di nomer 50 meter gaya punggung putra-putri atas nama I Putu Takahide Valentino dan Ni Made monica yuslina Mutiara.

Sementara itu di nomor 4x100 meter estafet gaya ganti. Perenang putra-putri Badung berhasil mengawinkan medali emas dan berhasil memecahkan rekor. Untuk tim putra berhasil mempertahankan gelar rekor baru dengan catatan waktu 04:21:75 dari tahun 2007 dengan catatan waktu 04:24:20. Sedangkan tim putri juga mampu mempertahankan gelar dengan rekor baru yang tercipta 04:51:50 dari catatan waktu di tahun 2007 05:03:65.

Oka Darmawan selaku ketua kontingen renang Badung mengatakan sangat puas atas prestasi para perenang Badung yang berhasil mempertahankan gelar juara di cabang renang. Dia juga mengatakan para perenang tersebut berhasil meningkatkan prestasinya dengan membuktikan pemecahan rekor sebelumnya.

Klasemen perolehan medali emas di cabang renang. Kabupaten Badung memimpin dengan 21 emas, 7 perak dan 8 perenggu. Sementara diperingkat kedua kabupaten Buleleng bertengger dengan 7 medali emas, 4 perak dan 4 perunggu. Di posisi ketiga kabupaten Gianyar berhasil meraih 4 medali emas, 10 perak dan 7 perunggu. Sementara itu kontingen Denpasar yang sebelumnya di tahun 2007 berhasil bertengger di peringkat kedua. Kali ini mengalami kemunduran prestasi dan harus puas berada di peringkat keempat tanpa perolehan medali emas. Denpasar harus puas dengan 10 medali perak dan 7 medali perunggu.

=========================================================

Eksebisi Woodball

Badung juara umum, rebut lima emas

BADUNG, Bali

Tim woodball kabupaten Badung sukses merebut lima medali emas dalam pertandingan yang berlangsung dua hari di lapangan trisakti Legian Kuta. Selama dua hari pertandingan, para atlit woodball tuan rumah bermain cukup atraktif, sehingga sulit dikejar oleh lawan-lawannya dalam permainan 24 fairway.

Di hari pertama, Jumat (11/9) yang mempertandingkan nomor beregu dan perorangan putra-putri. Atlit tuan rumah Badung meraih tiga medali emas. Dua medali tersebut diraih dinomor beregu putra-putri. Beregu putra badung menurunkan Wayan Dwi Yadnya, Ketut Eka Adi Wirawan, Sunadi dan Suroso mencatat total nilai 509. Medali perak diraih regu woodball kabupaten Gianyar dan medali perunggu diraih Klungkung dan Karangasem. Sedangkan putri Badung mengandalkan Nurhaedah, Fitria, Imasuda dan Gusti Ayu Sayang Tirtayanti meraih medali emas setelah membukukan nilai 559. Medali perak direbut regu woodball kabupaten tabanan dan perunggu diraih denpasar dan gianyar.

Sukses mengawinkan medali emas di nomor beregu, tidak diikuti di nomor perorangan. Di nomor bergengsi ini Badung hanya mampu berbuat di nomor perorangan putri. Sedangkan perorangan putra medali emas direbut atlit Gianyar Kadek Ary Sudiartana dengan nilai 122 dari 24 gate yang dimainkan. Medali perak Wayan Dwi Yadnya dari Badung dan perunggu Gusti Bagus Aspiriate dari Klungkung. Sedangkan putri medali emas diraih Nurhaedah dari badung, perak Fitria juga dari badung dan perunggu Olik Evarisanti.

Ketua harian IWBA Bali Maryoto Subekti mengatakan bangga dengan meratanya kekuatan prestasi atlit woodball kabupaten kota di Bali. Diharapkan kedepan cabang woodball dapat dipertandingkan secara resmi memperebutkan medali Porprov Bali. Pengurus IWBA pusat sutrisno mengatakan salut dengan perkembangan cabang woodball yang cukup pesat di bali. Bahkan cabang woodball dipertandingkan dalam ajang olahraga daerah baru satu-satunya di indonesia.

Sementara itu di Hari kedua (12/9) mempertandingkan nomor ganda putra-putri dan nomor campuran. Badung menambah dua medali emas yaitu di nomor ganda putri dan ganda campuran. Di ganda putri badung diperkuat Gusti Sayang Tirtayanti dan Imasuda mencatat nilai terbaik 249, sama dengan rekan sedaerahnya Fitria dan Ernawati yang meraih medali medali perak. Medali perunggu diraih gianyar dengan nilai 274. Ganda campuran badung menurunkan sunadi Imasuda dengan mengumpulkan nilai terbaik 122 dan berhasil meraih emas. Perak dan perunggu masing-masing direbut karangasem dan denpasar. Untuk ganda putra medali emas direbut pasangan fadila/fausi dari denpasar dengan mengumpulkan nilai 209. Medali perak badung dan perunggu gianyar. Keseluruhan cabang woodball dalam eksebisi porprov bali tahun ini memperebutkan tujuh medali emas.

========================================================

Balap Sepeda, Badung Raih Dua Emas

BADUNG,Bali

Cabang balap sepeda dikuasi Badung dengan memperoleh dua medali emas di kelas road race 107 KM beregu putra dan road race 47 KM perorangan putri yang star di dua lokasi yakni Uluwatu dan Taman Ayun, Mengwi.

Dalam kelas road race 107 KM beregu putra. Dwi Ratsongko, Diyon Efendi dan I Made Suwartama, dan I Wayan Gunarta mampu finis terdepan dan berhasil meraih emas dengan finis di Pelaga dengan catatann waktu ketiganya 9.53.53.862. Sementara itu medali perak di raih atlet balap sepeda asal Jembrana atas nama Toni Lukman, Eko Setiawan, Kadek Putra Kesuma, Joviana Luqman yang berhasil mencapai finis dengan catatan waktu ketiganya 9.59.46.401. Sedangkan hasil medali perunggu untuk sementara di pending terlebih dahulu, menunggu keputusan berasama antara kontingen perserta perlombaan.

Sementara itu di kelas road race 47 KM Perorangan Putri yang star di Taman Ayun, medali emas perak dan perunggu juga berhasil direbut oleh anak-anak Badung. Medali emas diraih oleh Wilhemina Tutuarima yang finis terlebih dahulu dengan catatan waktu 1.42.40.881. Sedangkan medali perak diraih oleh Ni Kadek Rai Sudiwahyuni dengan catatan waktu 1.44.20.175 sedangkan medali perunggu berhasil diraih Ni Luh Laksmi Dewi dengan catatann waktu 1.44.29.698.

Sementara pembalap asal Jembarana berhasil meraih medali emas dalam road race 107 KM perorangan putra yang star di pelataran parker Pura Uluwatu pukul 08.00 Wita. Toni Lukman berhasil finis terdepan dengan catatan waktu 3.16.23.745 yang kemudian disusul oleh Moh. Dedy Kristianto asal Karangasem dengan catatan waktu 3.17.23.120. Catatan waktu tersebut berbeda tipis dengan Mohamad Zakiah, dengan catatan waktu 3.17.23.438 yang membuatnya berada di peringkat ketiga.

==============================================================

Final Cricket Di Kuasai Badung DI Dua Nomor

BADUNG,Bali

Babak semifinal cabang olah raga cricket yang dimulai hari Sabtu (12/3) kemarin di Lapangan Kampus Universitas Udayana. Berhasil meloloskan lima tim dalam tiga kelas final yang akan diberlangsungkan hari ini.

Dalam laga pertandingan hari sabtu (12/9) kemarin. Tiga kategori pertandingan criket sudah diperebutkan. Pada kategori kelas tradisional game. Kabupaten Denpasar berhasil meraih perunggu, di kelas tradisional game yang dipermainkan oleh 11 orang per tim ini. Kota Denpasar yang dimotori oleh I Wayan Suandi dan kawan-kawan mampu mengalahkan kabupaten Kelungkung. Sementara dibabak final kelas tradisional game akan mempertemukan tim kabupaten Badung melawan kabupaten Buleleng.

Di kelas Super 8,S kabupaten Badung hanya berhasil meraih meraih perunggu setelah mengalahkan kota Denpasar. Sedangkan untuk babak final di kelas ini. Kabupaten gianyar dan kabupaten klungkung berhasil masuk dalam babak final yang akan dipertandingkan hari ini (13/9). Sementara dikelas super six’s perolehan medali perunggu diraih kabupaten Gianyar setelah mengalahkan kabupaten Buleleng. Untuk partai final di kelas six’s yang mempermainkan enam orang ini akan mempertandingkan kabupaten Badung melawan kota Denpasar.

================================================

Denpasar Kuasai Atletik, Di Hari Kedua

BADUNG,Bali

Kontingen Denpasar merajai perolehan medali emas dalam cabang atletik, Sabtu (12/9) kemarin. Dalam lima cabang yang dipertandingkan, Denpasar mampu meraih dua emas atletik di Lapangan Umum Mengwi. Kedua emas tersebut didapat dari tolak peluru putra dan lari 400 meter putri.

Ni Kadek Suantari dengan catatan waktu 1:00:77 menit berhasil meraih emas dalam lari 400 meter putri. Pada kelas yang sama medali perak juga diraih Denpasar melalui Dewi Agung Kurniayanti dengan catatan waktu 1:02:35 menit sedangkan perunggu diraih atlet Buleleng Marjana Ihalauw dengan waktu 1:03:83 menit.

Emas Denpasar lainnya diperoleh dari cabang tolak peluru putra diraih I Putu Darsa Sugira, dengan lompatan sejauh 13 meter, perak juga diraih Denpasar-Ir. I Wayan Jiwa sejauh 12.06 meter dan perunggu diraih atlet Gianyar I Gst. Ngurah. Merta sejauh 11.73 meter.

Kontingen tuan rumah Badung harus puas memperoleh satu emas dalam cabang lari 400 meter putra atsa nama atlet I Nyoman Gimbar Adi Putra dengan satatan waktu 50.82 detik. Medali perak diraih Denpasar melalui I Made Edi Septiawan dengan catatan waktu 51.63 detik. Sementara medali perunggu diraih Badung atas nama IB Surya Antara dengan perolehan waktu 52.05 detik.

Di pertandingan 5000 meter putri, Bangli meraih emas lewat Ni Kadek Primayani dengan catatan waktu 20:14:06 menit. Sementara perak diraih Denpasar-, atas nama Mariana Diaz Ximenes waktu 20:16:87 menit dan perunggu diraih Klungkung-Jublina Bell dengan waktu 20:23:90. Sedangkan di pertandingan lompat tinggi putri.

Kabupaten Gianyar berhasil memperoleh emas atas prestasi Kadek Hendrawati dengan loncatan setinggi 1.56 meter. Sementara medali perak diraih Kadek Ely Setiawati asal Tabanan dengan lompatan setinggi 1.48 meter dan perunggu diraih Buleleng dengan loncatan setinggi 1.44 meter atas nama Komang Susriani.


=======================================

Badung Sabet 7 Emas Sekaligus Pecah Rekor Di Renang

BADUNG,Bali

Tujuh medali emas berhasil disabet kontingen renang Badung dalam 10 kelas yang di pertandingkan di kolam renang, Abiansmal, Sabtu (12/9) kemarin. Ketujuh emas tersebut diikuti dengan pemecahan rekor baru oleh perenang Badung.

Dalam laga hari kedua di kolam renang Abiansmal, perenang tuan rumah menguasai perolehan medali emas dari 10 kelas yang dipertandingkan. Ketujuh kelas tersebut diperoleh dari 4x100 meter estafet gaya bebas putra dengan memecahkan rekor baru dengan catatan waktu 03:49:62 dari kontingan Badung sendiri. Di kelas 200 meter gaya kupu-kupu putra yang diraih oleh Gede Siman Sudiarta, dengan catatan rekor baru 02:10:57 atas dirinya sendiri. 100 meter gaya punggung putra atas nama I Putu Takahide Valentino juga berhasil memecahkan rekor baru atas dirinya dengan catatan waktu 01:04:68.

Sementara itu emas lainnya diperoleh empat perenang putri dalam kelas 4 x 100 meter estafet gaya bebas putri yang berhasil memecahkan rekor baru 04:28:82, Rista Agustin Margina berhsil menambah emas dari kelas 200 meter gaya kupu-kupu putrid dan berhsail memcahkan rekor baru atas dirinya sendiri dengan catatan waktu 02:31:17 lebih cepat dari catatan waktu di tahun 2007 atas dirinya 02:36:06.

Di kelas 100 meter gaya bebas putri Ni Putu Era Larasati dengan catatan waktu 01:07:56, berhasil memecahkan rekor baru atas nama Ni Made Monica Yuslina M dengan caatan waktu 01:07:92 di tahun 2007 lalu. Sedangkan di kelas 100 meter gaya punggung putri. Ni Putu Era Larasati juga berhasil memecahkan rekor baru dengan catatan waktu 01:14:67 atas nama Made Indira Karisma Sari dengan catatan waktu 01:18:82 di tahun 2007 lalu.


===================================================

Geely

Ramaikan Dunia Otomotif Bali

DENPASAR,Bali

Pasar dunia otomotif tanah air kian berkembang ditengah krisis global yang menghantam perekonomian di sejumlah negara. Walau berada di tengah kondisi krisis global. Pemain baru dunia otomotif khususnya roda empat asal China dengan brand Geely melirik Indonesia sebagai salah satu market potensial.

Salah satu pasar yang dilirik Geely berada di Bali dan Nusa Tenggara. Dalam jumpa persnya dengan wartawan di Denpasar, Sabtu (12/9) kemarin. Mobil yang memiliki nama Geely ini siap memasuki pasar Bali dan Nusa Tenggara pada awal Oktober mendatang. Menurut A. Bagus Parintosa selaku Director PT. Dwipa Sinar Bakungan yang menjadi distributor Gelly Bali-Nusa Tenggara ini mengatakan dengan masuknya brand baru di dunia otomotif roda empat ini mampu memberikan pilihan kepada masyarakat akan mobil dengan kualitas dan harga yang terjangkau.

Ditengah kepercayaan masyarakat Indonesia atas kualitas produk otomotif China yang dirasa tidak mumpuni dalam segi kualitas. Agung Supartha selaku Presiden Comisaris PT. Dwipa Sinar Bakungan membenarkan kalau selama ini brand image produk otomotif China yang terbentuk dimasyarakat sudah jelak. Dia mengatakan melalui Geely pihaknya akan membuktikan kualitas produk mobil yang berasal dari China tersebut. Pihak distributor akan memberikan jaminan garansi mesin dan transmisi selama lima tahun atau 130.000 kilometer.

Selain itu dia menyakini bila pasar dalam negeri khususnya di Bali dan Nusa Tenggara dapat menerima kehadiran mobil bermesin 1498 cc. Di hadapan awak media, Agung yang didampingi oleh Richard Yang, selaku Director PT Geely Mobil Indonesia mengatakan produk China tersebut dapat menyaingi penjualan Honda Jazz dari segi harga. Dia mengatakan hingga akhir tahun 2009 ini, target penjualan Gelly di Bali dan Nusa Tenggara hanya 25 unit mobil. “Kita akan melakukan pendekatan pasar dan pencitraan dulu akan produk Geely di tahun ini, kita datang untuk merubah paradigma yang sudah jelek, memang benar Indonesia sudah under estimate terhadap produk China, tapi produk China tidak semuanya jelek, kita akan membuktikannya,”jelasnya.

Sementara itu mengenai purna jual Gelly, Agung mngatakan produk dan investasi serta penyediaan suku cadang akan dibuat di Indonesia, sehingga segala permasalahan dapat cepat terselesaikan, sehingga tidak terfokus langsung dari China . Dia juga mengatakan strategi purna jual nantinya akan bekerjasama dengan finance company.

Dilain itu, Budi Pramono selaku President Director PT. Geely Mobil Indonesia mengatakan main dealer Geely di Indonesia akan dibagi menjadi 11 main dealer yang terletak di Jakarta, Jabar, Bali Nusa Tenggara, Kalimantan dan Sumatra. Dua varian mobil Geely yang akan masuk di Bali dan Nusa Tenggara adalah MK dan MK2 yang sama-sama mengusung mesin berkapasitas 1498 cc.

13 September 2009






Honda CB 100 1973...Rubahan ke dua...


Indra Long

03 September 2009

Honda CB 100


Honda Cb 100 tahun 1973
dikerjakan sendiri di Jl. Hayam wuruk Denpasar, Bali
Motor ini saya rubah ketika saya mulai merasakan kebosanan berada di Bali.
dikerjakan selama satu minggu, disela-sela kerja saya sebagai Jurnalis di salah satu media besar di Bali.

Masih berada di Bali Saat ini.
Salam CBers Semua...
Long Ride
Jakarta Hardcore Traveler
CB73

25 Agustus 2009

Praktik Jual Beli Kepala Hanya Korbankan Wisman

Himpunan Pramuwisata Indonesia propisi Bali secara tegas akan menindak para pramuwisata liar dan praktek jual beli kepala yang selama ini terjadi. Pencabutan ijin BPW dan penerapan sanksi hukum.

Hal tersebut dikatakan I Made Sukadana Selasa kemarin (28/7) dalam rakerda III dewan pimpinan daerah HPI propinsi Bali di Universitas Hindu Darma. Sukadana mengatakan Guide atau pramuwisata liar yang beroperasi di Bali jelas sangat merugikan pariwisata Bali . Pasalnya para guide liar tersebut tidak memiliki pendidikan sebagai pramuwisata dan tidak memiliki lisensi resmi.

Dikatakannya banyak masyarakat luar bali terutama dari negara lain memanfaatkan kesempatan menjadi pramuwista di Bali . Banyak diatara menyamar sebagai turis asing, namun berprofesi sebagai prmuwisata di Bali .

Sukadana menegaskan para pelaku pramuwisata liar harus segera dibumi hanguskan “Kalau mereka dibiarkan, lambat laun pariwisata di Bali akan banyak mengalami kerugian,” jelasnya. Penertiban tersebut secara terpadu dilakukan dengan bekerja sama dengan para penegak hokum, dinas pariwisata, ASITA, polisi dan kejaksaan agung. “Sanksinya sudah jelas diatur dalam Perda No 5 tahun 2008 tentang pramuwisata,” ungkapnya.

Sedangkan mengenai praktek jual beli kepala yang banyak merugikan para wisatawan manca negara, Sukadana mengatakan segera melakukan swiping guna mendapatkan pelakunya. Pramuwisata yang melakukan pembelian wisatawan kepada Biro Perjalanan Wisata bila terbukti akan dikenakan sanksi pencabutan ijinnya. “Kita akan mencabut ijin BPW dan pramuwisata dengan aturan hokum yang berlaku,” ungkapnya.

Sementara itu wakil ketua Asita Bali Ketut Ardana mengatakan para pelaku praktek jual beli kepala dan pramuwisata liar harus segera dihabisi. Menurutnya saat ini action atau tindakan harus segera diambil tegas. “Habisi bagi mereka yang melakukan, Sekarang sudah saatnya action, kita harus tegas,” jelasnya seusai menghadiri Rakerda ke IV BPD HPI Bali.



Pelabuhan Gilimanuk Modernisasi

Pelabuhan Gilimanuk Modernisasi

Modernisasi Pelabuhan Gilimanuk siap menggunakan elektronik tiket menjelang puasa nanti. Guna menghindari penumpukan kendaraan dan meningkatkan pelayanan pelabuhan Gilimanuk dan Padang Bai akan dilakukan modernisasi pelabuhan.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama Indonesia Ferry Bambang soejanto di hadapan rekan wartawan di Denpasar. Bambang mengatakan pelabuhan Gilimanuk akan segera menerapkan system pelayanan E-Ticket atau elektronik tiket. Pelayanan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah akses konsumen untuk melakukan penyebrangan dan mengurangi penumpukan kendaraan dan antrian penumpang. Serta meminimalisir terjadinya korupsi penjualan tiket di pelabuhan.

Menurutnya kesiapan pelayanan tersebut sudah dapat terealisasi dalam waktu dua minggu mendatang. Sehingga jalur penyebrangan sebelum puasa dan arus mudik dapat lebih baik.

Berdasarkan data kapal yang tersedia di pelabuhan Gilimanuk, Bambang mengatakan kapal milik pemerintah saat ini hanya terdapat dua kapal dari 24 kapal ferry yang beroperasi di Gilimanuk semuanya punya swasta.

Ditambahkannya, modernisasi pelabuhan tersebut juga bertujuan untuk membuat citra transportasi laut yang lebih baik dimata wisatawan asing. “ Bali sebagai salah satu tujuan wisatawan mancanegara harus memiliki pelabuhan dan dermaga yang baik,”jelasnya

Sementara itu Bambang mengatakan modernisasi pelabuhan sedang dalam tahap pelaksanaan di Gilimanuk dan Ketapang serta Padang Bai. Modernisasi pelabuhan tersebut terjadi pada empat aspek yakni, aspek pelayanan, keselamatan, karyawan dan keuangan. “Bila di tahun-tahun sebelumnya di bawah kepemimpinan yang lama, hal-hal tersebut kurang diperhatikan, terutama pada aspek pelayanan konsumen yang dinilai seadanya,” ujarnya. Rencananya modernisasi pelabuhan akan dilakukan pada 17 pelabuhan di Indonesia , sebagian besarnya berada pada sabuk utara.

Penerapan IT juga akan diterapkan pada pelabuhan Ketapang-Gilimanuk untuk mengantisipasi dan memantau keluar masuknya kendaraan dan penumpang yang akan masuk dan keluar Bali . “Akan dipasang beberapa kamera CCTV di pelabuhan, dan akan dimonitoring selama 24 jam,”jelas Dirut yang barudilantik Mei 2008 lalu.

Perubahan pendatapan Indonesia Ferry yang dahulunya bernama ASDP ini mengalami peningkatan angka penumpang setelah merapkan formula elktronik tiket. Contohnya terjadi pada pelabuhan Merak.pada tanggal 1 Mei 2009 telah diberlakukan -ticketing, terjadi peningkatan penumpang, dalam waktu 3,5 jam angka penjualan tiket penumpang kapal menunjukan Rp. 602.518.400. “Bila sebelum diterapkan e-ticketing, nominalnya relative kecil,”jelasnya.

Sementara mengenai pendapatan Indonesia Ferry tahun 2008 mengalami peningkatan. Berdasarkan data tahun 2007 pendapatan hanya sebesar Rp. 624 Milyar sedangkan pada tahun 2009 melonjak menjadi Rp.824 Milyar dengan laba bersih yang mencapai Rp.103 Milyar

Untuk memodernisasi ke 17 pelabuhan tersebut Indonesia Ferry (Persero) akan mengucurkan dana senilai Rp.90 milyar yang dikeluarkan dari kantong sendiri. Sementara itu pelabuhan Padang Bai yang baru memiliki satu dermaga, rencananya akan ditambah satu dermaga lagi agar antrian kendaraan berkurang dan penguna jasa kapal ferry mendapat pelayanan yang sesuai.

Stok Kebutuhan Bahan Pokok Denpasar Aman

Stok Kebutuhan Bahan Pokok Denpasar Aman

Ketersediaan bahan pokok menjelang puasa dan lebaran nanti di kota Denpasar terpantau aman. Hal tersebut dikatakan Wayan Gatra kepala dinas perdagangan kota Denpasar, Kamis (20/8) kemarin.

Menurutnya kondisi stok bahan pokok menjelang puasa dan lebaran di kota Denpasar masih terbilang aman dan lancar. Dia mengatakan untuk stok kebutuhan bahan pokok di Bali tidak ada masalah. Malah menurutnya stok kebutuhan bahan pokok tersebut akan berlebih. Mengingat para pendatang Bali yang melakukan mudik kedaerah asalnya. Sehingga ketersediaan bahan pokok di Bali masih aman.

Selain itu Disperindag kota Denpasar juga akan melakukan monitoring secara berkelanjutan dan melakukan komunikasi dengan para distributor bahan pokok di kota Denpasar. Dia mengatakan hingga saat ini belum ditemukan para distributor yang memanfaatkan moment puasa dan lebaran dengan menimbun barang digudang dan melakukan spekulasi harga. “Bila nanti terdapat pedagang dan distributor yang melakukan spekulasi harga kita akan menindak langsung mereka dengan bekerjasama pihak yang berwenang,”jelasnya

Peradasarkan pantauan di pasar Badung kemarin. Pasokan daging ayam dan daging sapi masih normal. Menurut Sukaryasih penjual daging sapi dipasar Badung. Dalam satu hari stand miliknya mampu menjual daging sapi sebanyak dua ekor sapi. Menurutnya untuk puasa dan lebaran nanti kondisi tersebut masih akan normal, namun masih sulit diprediksi peningkatan konsumsi konsumenya. Untuk saat ini harga daging sapi sudah mencapai Rp.50000 per kilogramnya atau sudah mengalami kenaikan dua ribu dari tanggal 17 Agustus lalu.

Sementara itu kondisi harga daging ayam boiler masih berada di harga Rp.25000 per kilogramnya. Kondisi tersebut menurut para pedagang sudah mengalami kenaikan sejak akhir Juli lalu.

Sementara itu pasokan beras dan terigu yang terpantau di distributor Sari Limo masih terbilang aman dan mencukupi. Menurut Santa Jaya pemilik Sari Limo kebutuhan bahan pokok di kota Denpasar masih relative aman menjelang puasa dan lebaran nanti. Untuk gula putih dalam satu hari 2-3 ton tersalurkan di denpasar ketersedian stok saat ini tidak menjadi masalah namun menurutnya harga gula putih sudah tidak bisa diprediksi lagi “harganya sudah terlalu tinggi yang mencapai Rp.8500 per kilogramnya,”jelasnya.

Pasokan gula dan beras masih disuplai dari Banyuwangi. Untuk beras dari banyuwangi perharinya bisa mencapai 2-3 ton sementara beras local bali hanya 1 ton. “kemungkinan kita akan meningkatkan.

Perbaikan Kapal Phinisi

Perbaikan Kapal Phinisi

Kondisi kapal penangkap ikan memagang peranan penting dalam keselamatan dan hasil tangkapan yang berlimpah. Bertahan selama tiga minggu dibawah teriknya matahari dan deburan ombak lautan lepas. Terkadang membuat kondisi kapal penangkap ikan mengalami kerusakan dibagian tertentu. Ketika bersandar di dermaga, kondisi kapal harus dapat segera diperbaiki. Hal itu lah yang dimanfaatkan oleh para spesialis perbaikan kapal untuk mendapatkan rezeki di tengah kerasnya kehidupan.

Hal tersebut dikatakan Sitorus pemborong perbaikan kapal Phinisi di dernaga timur Pelabuhan Benoa Sabtu (22/8) kemarin. Terbukanya peluang kerja memperbaiki kapal Phinisi dilihatnya sejak tahun 2003 silam. Pria asal Medan ini adalah pemborong perbaikan kapal. Kapal-kapal yang ditangani Sitorus adalah kapal kayu tradisional Phinisi.

Dia mengatakan hampir setiap kapal yang bersandar di dermaga memerlukan perbaikan. Mulai dari perbaikan kecil hingga perbaikan keseluruhan kapal. Menurutnya kapal-kapal penangkap ikan tersebut berada di tengah laut lepas cukup lama antara 3 - 6 bulan. Secara otomatis kondisi kapal akan mengalami perubahan baik kinerja ataupun kebocoran.

Hampir setiap kapal yang diperbaiki oleh sitorus adalah kapal Phinisi yang mengalami kebocoran dan kerusakan mesin. Seperti yang sedang dia kerjakan pada KM Bintang Mas Diamond, kapal phinisi penagkap ikan tuna. Jasa perbaikan yang diterimanya adalah perbaikan body kapal atau pengecetan ulang.

Bapak dua anak ini mengatakan untuk pengerjaan tersebut akan memakan waktu antara 1.5 hingga 2 bulan lamanya. Dengan biaya perbaikan yang diterimanya mencapai Rp. 75 juta. Dengan memperkerjakan 15 karyawan yang terbiasa mengerjakan kapal. Sitorus meyakini dapat menselesaikan perbaikan tersebut 1.5 bulan. “Bila waktunya lebih cepat dari waktu yang disepakati, saya akan memperoleh keuntungan yang banyak, namun kalau waktu pengerjaanya meleset, saya akan mengalami kerugian,” jelasnya.

Dalam satu hari tiap karyawannya mendapat bayaran Rp.60 ribu perhari. Secara keseuruhan 40 juta akan dikeluarkan untuk membayar mereka, atau perorang mendapat bayaran Rp.2.925.000. Sedangkan untuk biaya pembelian dempul, cat dan penyewaan alat kompresor serta beberapa potong kayu hanya menghabiskan 20 juta. Sehingga pemborong paling banyak akan menerima 10 juta dari satu proyek perbaikan kapal yang ditanganinya.

Transportasi Masal (Bemo Pariwisata Bali)




...Kasihan para wisatawan yang menggunakan Bemo, transportasi masal menuju Pantai Kuta tidak seperti angkutan umum di Jakarta atau pun Bandung dan Jogja. yang semuanya serba gampang. "Jumlah armadanya sedikit, karena hampir 99 persen masyarakat Bali punya kendaraan terutama motor". Bemo inilah yang menyadi penghubung transportasi menuju Pantai kuta, bagi para wisatawan yang berangkat menggunakan Bis Pariwisata. Jangan harap bis pariwisata anda bisa mengantarkan anda langsung menuju pantai, hanya kendaraan pribadi (mobil motor) dan bemo saja yang boleh menuju pantai.

So, bagi yang pernah datang ke pantai kuta dengan bis pariwisata, pasti pernah merasakan uforia menaiki bemo ini..Asik, ditontonin wisatwan lainnya disepanjang jalan dari Central Park (tempat parkir bis pariwisata) hingga menuju pantai Kuta, siap-siap di potret sama turis asing...

kalau kata orang Bali "coba lihat orang kampung datang ke kuta naik bemo berdesak-desakan"....walau
terlalu sentimentil, orang bali gak menyadari kalau pendapatan daerahnya paling besar disumbangkan oleh kunjungan wisatawan..

Jadi segera perbaiki dan tingkatkan sarana transportasi masal di Bali.
-satu indonesia satu bangsa-

Saraswati :: Cantik-Nya Dewi Pendidikan (Saraswati)


Cantik-Nya Dewi Pendidikan (Saraswati)


...Sabtu Pagi tadi sekitar pukul 9 pagi ribuan umat hindu bali berbondong-bondong melakukan sembahyang dan upacara dalam perayaan hari raya Saraswati (1/8). Dewi Saraswathi sejatinya adalah “Sakti” dari Dewa Brahma, simbul pencipta alam semesta. Secara filosofis, segala macam bentuk penciptaan semuanya bersumber pada ilmu pengetahuan. Dengan dilambangkan dengan kecantikan diharapkan umat manusia yang masih diliputi awidya, atau kegelapan, mampu melepaskan diri untuk bangkit mencapai pencerahan dan penerangan lahir dan bathin.

Ilmu pengetahuan dilambangkan dengan lambang Wanita Cantik. karena dapat menarik dan membuat orang menjadi lebih berpengetahuan. Prosesi yang dilakukan umat hindu bali ini secara kompak dilakukan oleh pemerintah dan lembaga pendidikan dan masyarakat. sehingga hari raya Saraswati ini fluktuatif dan menjadi hari libur belajar mengajar di Bali.

para pelajar akan melakukan sembahyang terlebih dahulu dan melanjutkan sembahyang ke Pura Agung Jagat Natha, Denpasar (bagi para pelajar yang rumah dan sekolahnya tidak terlalu jauh). Dipimpin oleh 10 pemangku pura Agung, perayaan tersebut berlangsung cukup hidmat. terlihat penjagaan polisi dari polda bali turut mengamani lokasi. perayaan ini di mulai sejak pukul 09.00 WITA hingga pukul 04.00 WITA. Nanti malam merupakan paling ramai, umat hindu datang ke Pura Agung Jagat Natha Denpasar," jelas pemangku pura Agung, Ida Bagus Mangku Widia.

-Cantiqnya Ilmu pendidikan seperti Cantiqnya seorang Gadis yang memikat-

24 Agustus 2009

Bali View

....
.......
..........hembusan angin mulai menembus fentilasi kamar kosan dan sela-sela pintu...dingin bercampur ngantuk mulai membuat ku terbangun dari mimpi indah yang semu. pukul 6 pagi alarm hape mulai berkicau, menggantikan suara kicauan burung pipit yang tiga bulan lalu masih ku dengar di rumah ibuku.
jiwa yang masih tertinggal di alam bawah sadar kini mulai terbiasa dengan rutinitas yang baru.
sambil menyalakan sebatang rokok bermerek Djarum Super, kicauan para penyanyi jalanan yang tengah naik belantika dapur rekamanan menyambutku melalui suara musik yang tak jelas dan tak bermakna...sambil bergumam dalam hati, kenapa band seperti ini bisa laku dipasaran yah...(sebut saja Almarhum) yang belum lama ini meninggal. tapi kalau dilihat sejarah perjuangannya dulu dia patut mendapat apresiasi yang tinggi....

emhh....habis sudah sebatang rokok kuhisap, kicauannya pun berganti dengan buka mata redup milik Imanez..Nyalakan kran air kamar mandi yang perlahan mulai meluap dari wadahnya..Bermandikan dinginnya air dipagi ini, aku siap memulai rutinitasku hari ini. Kopi yang kubuat sebelum mandi, sedikit tapi pasti memberikan inspirasi pagi ini.

jaket berbahan jeans dengan celana levis dan sarung tangan hitam berbahan woll siap menemaniku hari ini. memandangi dan memperhatikan seolah tak ada yang bermasalah..kulihat dan kuraba dengan lembut kawan seperjuanganku yang dengan setia mengantarku dan menemaniku ketempat yang penuh dengan tantangan. ya...dia adalah sepeda motor ku yang sangat aku sayangi...ku bangunkan dia dari istirahatnya.

pukul 8 pagi aku pun tiba dikantor yang selama ini aku menganggapnya sebagai kampus ke duaku setelah yang diJakarta. sambil menunggu teman-teman kantor yang belum tiba, aku membaca dan menelaah isi setiap berita yang dimuat dalam beberapa surat kabar di Bali...satu persatu semuanya datang, dan berkumpul di ruang rapat...sapa-menyapa pagi itu tak terasa, hanya senyuman pahit yang terlihat. setelah 30 menit didalam ruang tersebut...satu persatu mengajukan ide liputan yang sesuai dengan penugasann dan tanggung jawab rubriknya masing-masing....giliranku
menuangkan ide, aku akan menuju satu daerah yang memiliki sekolah alam internasional di daerah Mengwi, Kabupaten Badung....serta beberapa agenda acara jumpa pers.

MP4 merek korea, setia memutarkan lagu-lagu berkarakter selama ini....sebelum berangkat, aku seperti biasa mendoakan motor tua ku ini agar tidak sakit dan menyusahkanku...dengan kacamata hitam berlambang O terlihat agak sempurna penampilanku ini....seperti film Benjamin Button yang diperankan aktor kawakan Bretpit yang mengendarai Triump. Tanpa tahu lokasi dan belum pernah kesana...aku pun berangkat menyusuri jalan....hamparan sawah dan pepohonan rindang silih beganti memberikan fourground perjalanan dengan beberapa penduduk asli yang terlihat sibuk melakukan ritual keagamannya.

tak kusadari ternyata daerah tujuanku sangat jauh, aku sedikit khawatir akan kesehatan motorku yang sudah sesak nafas ini...tanjakan, turunan, pura dan perempatan....sudah tak terhitung....hingga akhirnya aku bermuara disuatu tempat yang penuh dengan hijaunya pepohonan.

Sempurna, kalimat pertama yang terucap saat tiba di lokasi Green School. walau jauh dan lelah tak sia-sia perjalananku. pemandangan alamnya sungguh luar biasa, hampir tak ada yang membandingkannya...dengan landscape yang berbukit-bukit membuat tempat ini sungguh nyaman untuk berbagi dengan alam, serta menyadari pentingnya alam. Sama pentingnya, material bangunan dan konsep yang tertuang dalam bangunan danperalatan nya pun menggunakan bambu yang hampir 100 persen diaplikasikan di sini...Puas rasanya berada disini

usai mengambil gambil dan berbincang-bincang...sudah waktunya aku berpindah lokasi menuju Pantai Kuta...tak jelas apa yang akan aku liput itu..hanya berbaukan industrilisasi yang membelenggu pers. apalagi kalau bukan kepentingan para iklaners...malas rasanya mengikuti keinginan mereka..
takberlama-lama usai sudah tugasku hari ini...sambil memberikan istirahat motor ku menikmati bule-bule silih berganti....aku pun terlena melepas lelah perjalanan...

Ditemani sebotol bir lokal bermerek bintang dan rokok "petualang adventure"...tiba-tba seorang wisatawan berlingery duduk bersebelahan hanya berjarak dua meter dari tempatku...sambil memperhatikan para bule-bule yang asik bermain ombak, tiba-tiba wisatawan berpakaian pantai tersebut meghampiriku dan bertanya...bisakah saya pinjam korek apai "dengan bahasa inggris" sambil menujuk-nujuk korek api ku...
tentu saja boleh...silahkan...usai meminjam korek api, dia tak beranjak, malah duduk disebelahku, seraya ingin bertukar pikiran...aku mencoba bertanya mengenai keberadaannya di Bali...mulai dari asal usul hingga tempat ia menginap. Namanya Cougnie...wanita berumur 26 tahun asal Finlandia..yang menghabiskan liburan dengan keluarganya...satu orang ayah dan satu orang ibu...hanya itu.

1.5 jam kuhabiskan waktu berbincang dengan nya...sampai aku lupa harus kembali kekantor...tanpa mengurangi rasa hormat, ku titipkan nomer hape ku... senang berjumpa dengan anda....
tampaknya bukan hanya aku saja yang menikmati pantai...dari kejauhan aku melihat sepasang traveller asing tengah asik medokumentasikan keberadaanya di pantai kuta...(ah sudah biasa) tapi yang luar biasa, mereka berpose diatas motor tua ku...yang kuparkir di jalan...(hahahahahaaaaa...keren juga luh ditunggangi sama bule)...

setibanya dikantor dan 3 jam berhadaapan dengan komputer...hape ku berdering....dengan nomor yang tak ku kenal....ternyata dia adalah Cougnie yang menelpon...("intinya adalah ketemuan di depan K Bulat Kuta")...aku pun berangkat dan tiba disana...menghabiskan waktu sambil berbincang-bincang, walau aku agak kurang bisa berbahasa inggris dengannya...sambil terbata-bata merangkai kalimat...

Tuhan terimakasih atas pemberianmu hari ini....dengan semua keindahan alam dan ciptaanmu...
........
..............
...................
seperti hari kemarin, alarmku berbunyi......dan membangunkanku...
Aku terbangun di tempat yang "salah".
-Good Morning-

Honda CB 100 : Hardcore Traveler

CB ku duet dengan CB Irwan..
:: Irwan merupakan teman satu kantor ku di Koran lokal yang terbit di Bali...aku dan dia sama-sama berangkat dari Jakarta...dan bekerja disana, satu kosan pula dan sama-sama penunggang kuda besi Honda CB 100 dan Honda CB 125..dan tentunya satu seperjuangan menjadi Jurnalis.... Namun sayang petualangan saya dengan dia, hanya satu bulan saja...Irwan yang tak ada kabar...tiba-tiba menghilang begitu saja..dari Bali. Entah dia pergi kemana lagi...gak ada yang tau keberadaanya sampai saat ini.
Banyak kemungkinan dia pergi ke Lombok, Atau masih bertahan di Bali, atau dia sudah berada di Malang atau malah sudah berada di Kota tercinta Jakarta...
Aku sendiri masih tetap tinggal di Bali untuk beberapa bulan kedepan....

Brother














22 Agustus 2009

Tutut Kraca

Tutut Kraca Jenis siput sawah ini biasa disebut tutut oleh masyarakat di daerah Jawa atau Sunda, bentuknya tidak jauh beda dengan siput biasa, tapi tutut bentuknya lebih kecil dan hanya hidup dalam air sawah, jadi tidak hidup di dua alam sebagaimana halnya siput biasa.

Sebelum mulai di masak tutut direndam semalaman dalam air bersih, untuk menghilangkan lumpur yang menempel dalam tubuhnya, setelah itu bagian ujung tutup yang lancip di potong dengan menggunakan pisau. Siap deh, tutut dimasak dengan bumbu bawang merah, bawang putih, garam, cabe dan kunyit untuk menghilangkan bau amisnya.

Rasanya enak, bumbu kuahnya biasanya agak pedas dan spicy. Sangat tepat dimakan ssebagai makanan pembuka.
.

27 Oktober 2008

Sekilas Tentang Pesta Blogger 2008

Pesta Blogger 2008 merupakan acara kumpul-kumpul dan temu muka para blogger berskala nasional di Indonesia.
Acara ini pertama kali digelar pada 27 Oktober tahun lalu, di mana Menkominfo Muhammad Nuh menyatakan bahwa tanggal 27 Oktober resmi diperingati sebagai Hari Blogger Nasional (Hablona).
Pesta Blogger 2008 rencananya akan digelar pada hari Sabtu, 22 November 2008.
Tema Pesta Blogger 2008 tahun ini adalah “Blogging for Society”. Tema ini dipilih untuk memacu semangat para blogger sehingga dapat menggunakan media blog sebagai bentuk kontribusi mereka terhadap masyarakat.
Pesta Blogger diprakarsai oleh konsultan kehumasan Maverick bersama Bubu Internet, serta didukung oleh Departemen Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

pesta blogger 08

Rabu, 22 Oktober 2008, ajang Pesta Blogger 2008 resmi diumumkan kepada khalayak melalui konferensi pers yang bertempat di Gd. BIP - Depkominfo RI pada pukul dua siang–yang dihadiri sekitar 44 jurnalis dari 39 media cetak, online, TV, dan radio.
Di hadapan media, Wicaksono sebagai Chairman Pesta Blogger 2008 memaparkan mengenai ajang Pesta Blogger 2008 “Blogging for Society” yang rencananya akan digelar pada hari Sabtu, 22 November 2008, di Gedung BPPT II, Lantai 3, Jl. MH Thamrin no. 8, Jakarta (seberang Hotel Sari Pan Pacific).

Dalam kesempatan ini pula, Menkominfo Muhammad Nuh mengatakan bahwa, “…kebebasan merupakan salah satu syarat tumbuhnya kreativitas. Kami percaya bahwa blogger punya kontribusi positif terhadap masyarakat.”
Dalam konferensi pers ini, juga ditandatangani perjanjian sponsorship antara Sekretariat Pesta Blogger 2008 dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat sebagai salah satu sponsor utama yang paling awal memberikan komitmennya untuk mendukung acara ini.

Wicaksono alias NdoroKakung pun sempat memberikan kaos Pesta Blogger 2008 kepada Menkominfo Muhammad Nuh dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Cameron R. Hume, yang bertuliskan nama masing-masing. (pb2008)

02 Oktober 2008

mohon maaf lahir batin

31 Agustus 2008

Yang penting Niat dan Kemauan
"Nikmatnya Makan Siang sepertinya hanya menjadi impian saja untuk satu bulan ini"
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan

09 Agustus 2008

Helarfest Bandung 2008




Wah...Kumaha euy Barudak Bandung kreatif pisan. Top Abis
sedikit tentang asal usul Helarfest.
Helar
Festival
2008
adalah
sebuah
rangkaian
kegiatan
perayaan
yang
ditujukan
untuk

menampilkan
 berbagai
 potensi
 ekonomi
 kreatif
 yang
 berkembang
 dalam
 lingkup

kota
Bandung.
Kegiatan
ini
merupakan
salah
satu
program
yang
dikembangkan
oleh

Bandung
 Creative
 City
 Forum,
 sebagai
 bagian
 dari
 strategi
 jangka
 panjang

pengembangaan
 platform
 ekonomi
 kreatif
 yang
 berkelanjutan
 di
 kota
 Bandung.

Upaya
untuk
mengembangkan
platform
ekonomi
kreatif
di
kota
Bandung
selama
 ini

dirintis
 secara
mandiri
oleh
berbagai
 komunitas
masyarakat
 yang
 tergabung
dalam

Bandung
Creative
City
Forum.
Selain
Helar
Festival
2008,
forum
ini
juga
menginisiasi

pengembangan
 strategi
 branding
 dan
 membangun
 jaringan
 kerja
 sebagai
 upaya

untuk
 mengukuhkan
 kota
 Bandung
 sebagai
 kota
 kreatif
 yang
 siap
 berkompetisi

secara
global.


Penamaan
kata
“Helar”
diambil
dari
ungkapan
bahasa
Sunda
yang
dimaknai
sebagai

sebuah
 kegiatan
menampilkan
berbagai
potensi
diri
untuk
mendapatkan
perhatian

dari
 sekeliling.
 Diharapkan
 melalui
 kegiatan
 ini
 berbagai
 potensi
 kreatifitas
 yang

dimiliki
oleh
masyarakat
kota
Bandung
dapat
diapresiasi
dan
dikenali
keberadaannya

oleh
 masyarakat
 luas,
 baik
 di
 tingkat
 lokal
 maupun
 internasional.
 Puncak
 dari

kegiatan
 Helar
 Festival
 2008
 akan
 diselenggarakan
 pada
 hari
 Sabtu,
 tanggal
 16

Agustus
2008.
Dalam
kegiatan
ini,
akan
dilaksanakan
pawai
kendaraan
hias
non‐bbm

(delman,
becak,
sepeda,
kuda,
dll.)
yang
akan
melibatkan
masyarakat
umum.
Selain

konvoi
 kendaraan
 hias
 non‐bbm,
 kegiatan
 ini
 juga
 akan
mengarak
 hasil
 bumi
 yang

dikumpulkan
 dari
 berbagai
 komunitas
 masyarakat
 di
 kota
 Bandung
 dengan

menggunakan
 wadah
 Jampana.
 Selanjutnya
 kegiatan
 arak‐arakan
 akan
 ditutup

dengan
 prosesi
 “Seba”
 dengan
 menyerahkan
 Jampana
 kepada
 mereka
 yang

membutuhkan
melalui
pemimpin
ataupun
tokoh
masyarakat
di
Monumen
Bandung

Lautan
Api
(Lapangan
Tegalega).


Sebagai
 kegiatan
 yang
 pertama
 kali
 diselenggarakan,
 Helar
 Festival
 2008
 akan

menampilkan
 beragam
 kegiatan,
mulai
 dari
 festival
 budaya
 tradisional
masyarakat

Sunda,
 festival
 industri
 clothing
 independent,
 konser
 musik,
 pemutaran
 film,

pameran
arsitektur
dan
 seni
visual,
proyek
 seni
 ruang
publik
hingga
 seminar
urban

planning
dan
budaya
kreatif
yang
akan
digelar
 selama
bulan
 Juli
 s/d
Agustus
2008.

Secara
 keseluruhan
 festival
 ini
 akan
 menggelar
 sekitar
 30
 acara
 yang
 akan

diselenggarakan
secara
simultan.
Adapun
beberapa
kegiatan
yang
akan
dilaksanakan

diantaranya
 adalah
 Indie
Movie
Workshop,
 Band
 of
 Bikers,
Nu‐Substance
 Creative

Media
2008,
KickFest
2008,
Bandung
Deathfest
2008,
Sunda
Festival,
Artepolis
2008,

Jendela
 Ide
 Sabuga
 Children
 &
 Youth
 Art
 Space,
 Forestra
 –
 Save
 the
 Forest,
 Re‐
inventing
Bandung,
Helar
Kria
Jawa
Barat
dsb.


Helar, diambil dari bahasa sunda, yang kurang lebih artinya menampilkan diri untuk mendapat perhatian dari sekeliling. Helarfest ini ditargetkan sebagai apresiasi seluruh potensi kreatifitas yang dimiliki kota Bandung terutama oleh masyarakat lokal maupun International. Kegiatan yang diselenggarakan di Helarfest antara lain festival budaya tradisional Sunda, festival industri clothing independent (Kickfest), konser musik, pemutaran film, pameran arsitektur dan seni visual, proyek seni ruang publik hingga seminar urban planning dan budaya kreatif (Artepolis).
Acara ini akan diselenggarakan selama 2 bulan, Juli sampai dengan Agustus. Dan dikembangkan oleh Bandung Creative City Forum, sebuah organisasi lintas komunitas yang diresmikan pada 7 Januari lalu. Komunitas ini membuka kerjasama dengan beragam institusi dari Pemerintah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, dan British Council. Mereka juga bekerjasama secara strategis dengan komunitas sejenis di 12 kota di Asia dan Eropa. Antara lain Taipei, Kuala Lumpur, Yokohama, Bangkok, Cebu, Hanoi, Hongkong, Auckland, Glasgow, dan London.

Helaran acara-acara yang tergabung dalam Helarfest pun kemudian akan diarak dari Braga menuju Lapangan Saparua, tempat perayaan ulang tahun ke-20 Bikers Brotherhood. Rute yang dilalui, Braga-Viaduct-Wastukencana-Aceh-Saparua,

"Perayaan publik di ruang mana pun di seluruh dunia pasti memiliki nilai. Mudah-mudahan ini dipahami masyarakat dan ikut berpartisipasi," ujar Gustaff dari Bandung Creative City Forum (BCCF) yang juga panitia Helarfest, saat diskusi di Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB) di Jalan Singaperbangsa, Jumat (18/7/2008).
Meski jumlah kegiatan cukup banyak, namun Gustaff menjelaskan bahwa eskalasi event sangat beragam. Ada acara yang mengundang massa dalam jumlah besar sampai ratusan ribu orang, tetapi ada juga yang menjadi konsumsi komunitas.

"Kita sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait acara ini. Agar tidak berbenturan dengan pilwalkot, kita sudah diskusi dengan KPU. Demikian juga dengan instansi-instansi pemerintah dan Polwiltabes Bandung," tambahnya.

Puncak Acara Helar Festival 2008 akan diadakan pada tanggal 16 Agustus 2008 dengan menggelar ritual “Rajah Pasaduan” untuk menghargai jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dalam bentuk pawai kendaraan non-bbm dan arak-arakan jampana. Prosesi puncak acara Helar Fest 2008 ini akan dilengkapi dengan prosesi seba dengan mengumpulkan jampana yang berisi hasil bumi yang dikumpulkan oleh masyarakat, untuk kemudian dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Dalam acara ini, terdapat juga berbagai gelar seni yang turut menyemarakkan festival seni budaya Sunda, yaitu gelar seni Kendang Penca, Debus, band akustik, Bajidor, lomba Sisindiran, Tataruncingan, dan pertunjukan busana Sunda (kategori busana Sunda bebas, busana Kabaya, dan busana kontemporer).

Pers
Rilis
Bikers
Membuka
Helar
Festival
euy...


Helar
Festival
2008
adalah
sebuah
rangkaian
kegiatan
perayaan
yang
ditujukan
untuk

menampilkan
 berbagai
 potensi
 ekonomi
 kreatif
 yang
 berkembang
 dalam
 lingkup

kota
Bandung.
Kegiatan
ini
merupakan
salah
satu
program
yang
dikembangkan
oleh

Bandung
Creative
City
Forum,
yang
merupakan
bagian
dari
 strategi
 jangka
panjang

pengembangunan
ekonomi
kreatif
yang
berkelanjutan
di
kota
Bandung.


Penamaan
festival
ini
diambil
dari
kata
“Helar”,
sebuah
ungkapan
bahasa
Sunda
yang

artinya
kurang
 lebih
menampilkan
diri
untuk
mendapatkan
perhatian
dari
sekeliling.

Melalui
 kegiatan
 ini
 berbagai
 potensi
 kreatifitas
 yang
 dimiliki
 oleh
 kota
 Bandung

diharapkan
dapat
diapresiasi
dan
dikenali
keberadaannya
oleh
masyarakat
luas,
baik

di
tingkat
lokal
maupun
internasional.


Sebagai
sebuah
festival,
Helar
terdiri
dari
berbagai
acara
yang
diinisiasi
oleh
berbagai

komunitas
 lokal
yang
ada
di
Kota
Bandung.
Sebuah
 festival
menunjukkan
keunikan

komunitas
yang
ada,
dan
di
Kota
Bandung
terdapat
komunitas
lokal
yang
telah
eksis

lebih
dari
15
tahun.
Sebut
saja
seperti
desainer,
kartunis,
film
maker,
musisi,
arsitek,

penggemar
otomotif
dan
lain‐lain.


Pembukaan
Helar
Festival
ini
akan
terjadi
pada
19
Juli
2008
mendatang.
Pada
tanggal

itu,
Helar
akan
secara
resmi
dibuka
bersamaan
dengan
penyelenggaraan
ulang
tahun

Bikers
 Brotherhood
 yang
 ke‐20.
 Akan
 ada
 sekitar
 30
 acara
 yang
 akan
 digelar

sepanjang
 19
 Juli
 s/d
 31
 Agustus
 2008.
 Acara
 ini
 akan
 berlangsung
 di
Gelanggang

Olah
Raga
(GOR)
Saparua.


Sebelum
berlangsung
di
Saparua,
akan
terjadi
pawai
kendaraan
motor
antik
dari
Jln.

Braga.
 Dari
 situ
 pawai
 akan
 beriring‐iringan
menyusuri
 ruang
 jalan
 utama
 di
 Kota

Bandung
dan
berakhir
di
Saparua.


Bikers
Brotherhood
Motorcycle
Club
akan
mendatangkan
para
bikers
dari
Bandung,

Bali,
 Lombok,
 Sragen,
dan
 Jawa
Timur.
Bukan
hanya
Bikers
 lokal,
panitia
pun
 telah

mengonfirmasi
 kedatangan
 para
 Bikers
 dari
 Belanda,
 Amerika,
 Inggris,
 Malaysia,

Thailand
dan
 Singapura.
Pertemuan
 ini
 akan
dilengkapi
pula
oleh
pasar
 rakyat
dan

kesenian
tradisional.

Bandung sebagai sebagai kota dan industri kreatif? Siapa takut!