04 Oktober 2007
Peresmian Underpass Kebayoran Lama
Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso meresmikan pembangunan underpass Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (4/09). Proyek underpass ini memakan dana sebesar Rp 82 miliar dari APBD.
underpass yang diresmikan pukul 14.30 WIB di titik Simpang Jamblang, Jl Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama tersebut dibangun mengatasi kemacetan arus lalu lintas persimpangan kramat, Velbak, Fly Over Kebayoran Lama, Gandaria dan Persimpangan Simprug.
Proyek yang pelaksanaan pengerjaanya dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahan (PP) tahun 2006-2007 dengan konsultan pengawas PT. Cipta Multi Kreasi.
Panjang kontsruksi mencapai 18000 m dengan lebar jalan 2 x 3.5 m dengan sistem drainase pumping sistem, melalui sistem ini air hujan dialirkan dan ditampung dalam kolam sumpit dan dipompa kepembuangan akhir dengan pompa submersible.
Proyek ini diharapkan bisa mencairkan lalu lintas dari Ciledug/Kebayoran Lama, Pondok Indah maupun Permata Hijau. "Masalah penangan macet harus konsisten dengan membuat peningkatan jalan seperti underpass dan fly over. selain itu pembangunan busway dan lainnya", jelas gubernur DKI Jakarta yang resmi diganti 7 Oktober esok.
Sutiyoso menambahkan, kemacetan yang terjadi di Jakarta merupakan akibat pertumbuhan jalan dan pertumbuhan kendaraan tidak seimbang. Bang Yos dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan masyarakat Jakarta selama menjabat kursi gubernur.
Garuda Photo Competition dan Garuda Junior Holiday Competition
Tahun 2007 ini Garuda Indonesia melalui Garuda Magazine menyelenggarakan dua event besar yang menarik perhatian dan partisipasi dari dua kalangan berbeda, yaitu Garuda Photo Competition 2007 untuk pelajar, fotografer dewasa serta profesional dan Garuda Junior Holiday Competition 2007 untuk anak-anak.
GPC diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Garuda Indonesia yang ke-58 pada 26 Januari 2007 lalu. dengan tujuan mendekatkan diri dan memberikan apresiasi kepada pelanggan Garuda Indonesia, khususnya komunitas photografer. Selain sebagai kompetisi foto yang unik, acara ini juga mewakili perhatian Garuda Indonesia untuk mempromosikan daerah-daerah pariwisata Indonesia yang potensial.
Pemenang GPC 2007 untuk kategori umum : Golden Winner dimenangkan oleh Stephanus Hannie asal Semarang. Silver Winner dimenangkan oleh I Made Yudistira asal Bali. Bronze Winner dimenangkan oleh Iwan Kurniawan asal Jakarta. Sedangkan untuk pemenang GJHC 2007 untuk kategori 1 (usia 5-9 tahun) pemenang pertama Salimaa Khoirunnisa asal Bogor, pemenag kedua Elfidela Risti Nathaniela asal Jakarta dan pemenang ketiga Indra Pramudya asal Jakarta. Sedangkan untuk ka
Dalam pelaksanaan babak final, ke 13 finalis diberangkatkan ke Bukittinggi, Sumatra Barat. Sumatra Barat dipilih sebagai lokasi final GPC 2007 karena selain memiliki objek-objek wisata yang indah dan unik untuk di foto oleh para finalis. Propinsi tersebut telah ditetapkan sebagai salah satu dari lima destination unggulan wisata oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. (reportase & foto : indra kusuma)
Polisi Abu-Abu (tilang atau damai)
Sambil menunggu waktu berbuka puasa dan liputan di Senayan City kami bertiga mencoba membuat seb
Grengg...grenggg....(motor keluar dari Senayan City) pas putaran balik pertama (putaran balik untuk kearah Senayan) sambil menirukan sirene polisi sekencangnya kami pun memutar balik di lokasi tersebut....euiiiiiiii..... baru 10 meter dari putaran kami pun langsung dihadang oleh 2 petugas polisi (padahal kami belum tahu pasti kalau ada polisi disitu) gak taunya seperti di sebuah iklan rokok bergambar huruf A...hehehehe.
Dengan sopan polisi X (polisi pertama yang memberhentikan motor yang saya bawa /motor kedua). "Malam pak, bisa lihat surat-suratnya...STNK dan Sim", tanya polisi X tersebut. Saya pun menjawab "ini STNK nya, sedangkan... SIM saya tidak punya pak...(padahal saya punya di selipan dompet). Mana KTP kamu, "bapak telah melanggar rambu lalu lintas, tidak punya SIM dan tidak menggunakan helm yang diboncengin", jelas pilisi X kepada saya. Layaknya orang yang tidak pernah ditilang, saya pun bertanya "ahhh..bapak, maaf pak sedang buru-buru pak, maaf pak". X menjawab tidak bisa pak "peraturan harus ditegakkan, mau Angkatan sekalipun tetap ada aturannya. "Bagaimana nih pak Tilang saja yahh.." ragu polisi x..Saya pun bertanya Gak bisa dikelarkan hari ini pak. Wah..ini sudah ada peraturannya Pak...saya hanya bisa bantu Denda titip sidang ujar si X. dengan terkejut (baru sekali ngeliat) saya disodorkan daftar list denda, seperti daftar menu makanan + harganya di sebuah restoran.
Kami berdua pun tertawa "masa sih pak". Iya kamu kena tiga pasal (SIM,langgar rambu,helm) kalau gak ada SIM kamu kena 75 ribu, belum langgar rambu dan helm bisa mencapai lebih dari 150 ribu. Polisi X menjelaskan secara detil kesalahan saya. sambil berdialog, tiba-tiba ada sebuah mobil sedan berputar diputaran tersebut, langsung saja polisi X memberhentikan. Namun aneh, kok cepat sekali sedan tersebut langsung jalan kembali. "Mungkin aja di dalam STNK mobil sedan tadi ada selipan uangnya, celoteh temanku. X pun menghampiri aku, bagaimana Pak (seakan menunggu kepastian) tilang saja yah..atau.(.....). langsung saja dengan menunjukan uang kepada temanku yang tidak pakai helm, polisi tersebut langsung menyodorkan STNK dan KTP ku layaknya berjabat tangan. Perpindahan Uang pun terjadi...sayang kami teman saya tidak merekam dari kamera Handphone proses tersebut. urusan dengan polisi X pun kelar dengan nominal 30 ribu masuk saku celana coklat tersebut. X pun langsung meninggalkan ku. Kini tinggal motor pertama nasibnya.
Usai dengan polisi X Saya dan temanku menghampiri Motor pertama yang sedang menunggu keputusan Tilang atau Damai. Temanku (pengendara motor) mencoba merayu polisi Y mulai minta maaf hingga ngajak ngobrol polisi tersebut untuk bisa damai ditempat. Namun tetap saja seperti saya tadi polisi tersebut menwarkan tilang saja yahh. Cuma 50ribu ko..dendanya, nanti pagi kamu ambil di komdak
Sampai kami bertiga turun tangan mencoba merayu polisi Y untuk damai di tempat. tapi tetap saja polisi Y dengan kukuh mempertahankan prinsipnya. Akhirnya pengendara motor pertama resmi ditilang, tapi dianjurkan tidak ikut sidang, melainkan disuruh mengambil SIM yang ditahan di Komdak di bagian staf tilang patwal. Ternyata benar kena denda 50 ribu.
Polisi Y pun meninggalkan kami bertiga di lokasi...sambil tertawa senang akhirnya pembicaraan kami lanjutkan kesebuah tempat makan sate di bilangan Sungai Sambas.
Argumen yang dikeluarkan masing-masing adalah pertama, mungkin kedua polisi tersebut memang sengaja nongkrong lokasi tersebut, kali-kali dapat tambahan jajan. kedua, Polisi tersebut memang sengaja nyari duit tambahan. Ketiga, mungkin untuk menertibkan pengguna lalu-lintas.
Perbedaan yang sangat jauh sekali mengenai denda tilang Motor kedua punya 3 pelanggaran dengan denda diatas 150 ribu sedangkan Motor pertama hanya punya 1 pelanggaran dengan denda 50 ribu. Tapi semua itu beda nominalnya bila perkara selesai di lokasi, namun nilai nominal uang tersebut masuk ke celana coklat. Berbeda yang selesai di kantor polisi, yang uangnya masuk kedalam uang negara (gak tahu uang nya bener-bener masuk kas negara atau engak) mudah mudahan tidak seperti yang diinginkan banyak orang.
Satu hal yang paling penting adalah Anda harus benar-benar mematuhi peraturan dan rambu lalu lintas di jalan, karena itu semua demi keselamatan anda dan pengguna jalan yang lainnya. Bila Anda melakukan pelanggaran di jalan, mintalah surat tilang jangan lewat jalan damai di tempat.
Itu semua demi kemajuan dan perkembangan peradaban budaya masyarakat kita yang sedang tertatih-tatih menuju sebuah citra masyarakat modern, walau tidak semua masyarakat berkeinginan menjadi masyarakat modern.
Semoga Indonesia dapat terus memperbaiki citranya di bidang korupsi walau menurut penelitian versi Transparency Internasional Indonesia menempati urutan ke-38 negara paling korup di dunia, jauh lebih baik dari Malaysia.
Tentun saja semuanya itu harus dimulai dari kesadaran masyarakat, terlebih bagi para aparatur negara. "Kalau aparatnya saja 'gak beres gimana mau maju", ujar Toni pedagang sate.
Sungguh lengkap rasanya, menelusuri Tilang atau Damai. Kedua versi jawaban mengenai kredibilitas polisipun terlihat jelas di wajah kami bertiga pada saat itu. Ini hanya contoh kecil di wilayah Ibu Kota Jakarta. Mungkin Anda pernah mendengar atau mengalami peristiwa semacam ini di kota Anda tinggal.
02 Oktober 2007
Dompet Siapakah Ini?
Menemukan sebuah dompet nampaknya sangat beruntung sekali. pasti Anda mencoba menebak apakah isi dompet tersebut dan bagaimana nasib pemilik benda yang selalu berada dikantong itu?
Usai tertawa dan bercanda di koridor Gd D Lt 4 Aku dan teman-teman coba mencari penghilang dehidrasi. Maklum bila teman-teman sudah berkumpul mereka selalu berbagi cerita terbaru ini itu. Hingga lelucon konyol dan candaan yang gak penting keluar meramaikan suasana, hingga lupa minum. Sebelum beranjak jauh menuruni lantai 4, tergeletak sebuah dompet tanpa tuannya. Lantas saja sang dompet langsung diamankan oleh teman-temanku.
Dengan rasa penasaran dan ingin tahu siapakah pemilik dompet tersebut. Dompet itupun dibuka. Otomatis yang dilihat pasti nilai nominal uang yang ada di dompet tersebut. Ternyata nilainya tidak banyak, maklum mahasiswa. Mencari sang pemilik dompet tersebut nampaknya sangat sulit karena jumlah mahasiswanya ribuan, kalau salah orang bisa raib tuh dompet, celetuk seorang teman.
1 hingga 2 jam berlalu, sang pemiliknya pun tak kunjung melintas. Dompet tersebut sungguh banyak menyita perhatian mahasiswa, pasalnya banyak mahasiswa yang ingin tahu, dompet siapakah itu. Satu persatu mahasiswa yang lewat mencoba melihat isi dompet tersebut. Banyak yang bertanya dompet siapa nih. punya siapa? apaan isinya? pokoknya banyak pertanyaan bersarang di sekitar aku bersandar.
Hingga akhirnya aku dan teman-teman merelakan saja bila ada yang mau membawa dompet itu pergi. Kalau dipikir-pikir jadi inget sama filmnya Bung Be
emmh...peristiwa tersebut mengingatkan aku akan peristiwa serupa semasa kuliah dulu. Waktu itu aku sedang makan disebuah tempat makan disamping kampus, usai makan tibalah membayar. Gak taunya dompet hilang...dengan panik yang tak tertolong aku coba flash back sebelum sampai ke tempat makan. langsung saja kau teringat di Wartel umum di depan kampus. setibanya disana aku dihampiri seorang wanita berjilbab manis dan cantik. "Maaf mas, cari dompet ini yah" tanyanya. Allhamdulilah akhiran ketemu. Uhhhh...untung saja yang menemukan orang baik dan jujur kalau enggak, bisa-bisa gak jajan selama sebulan waktu itu. sayangnya Aku gak berkenalan dan tukaran no hp, padahal cantik loh.
Intinya konsentrasi, jangan sampai barang perlengkapan kita terlupa atau hilang.
hehehehehehe..
Ramadhan yahh Ramadhan....
Kesendiri adalah hal yang paling berat untuk ngejalanain puasa, karena Aku harus ngejalananin dan melaksanakan ibadah sendirian mulai dari gerasak-gerusuk untuk menyiapkan makanan saur hingga Adzan Maghrib berkumandang, semuanya penuh dengan kesendirian.
Sekadar ingin mengisi kesendirian dibulan puasa ini. Aku mulai menyibukkan kembali waktu luangkan diwarnet (rumah ke4ku,-Red). Sambil bercuap-cuap dengan teman-teman didunia nan jauh melalui sebuah Game Online (Ran Online). Aku menyempatkan kembali membuka blog ku yang hampir saja terlupakan.
Kali ini Aku akan berbagi cerita berbuka puasa.
Adzan Maghrib berkumandang di tiap sudut deretan rumahku. (Ups, rumahku dikelilingi oleh sederet kontrakan). Kemenangan telah tiba dihari ini, usai meminum segelas es buah pemberian tetanggaku, aku keluar untuk mencari angin segar.
Qwill, seorang temanku mengirim pesan singkat yang berisi "dimana Pak, nongkrong gak nih malam...dah lama nih gak nongkrong hehehe". Sms-an sudah berlangsung lama, hingga akhirnya Aku ketemuan dengan nya. Dari pertemuan tersebut aku dan Qwill tercetus ide membuat buka puasa bersama dengan teman-teman lama. akhirnya dengan korrdinasi yang bagus berhasillah buka puasa yang dihadiri oleh teman-teman lama. Hari itu pas banget tanggal 1 Oktober 2007 kemarin. suatu moment yang sangat suli untuk dibuat di luar bulan penuh berkah ini.
Teman-teman lama yang sudah lama tak bersua, pada hari itu kembali bertemu berbagi cerita diiringi candaan dan joke-joke ringan hingga aku berpikir kini sendiri itu telah sirnah, walau hanya sesat tapi akan sulit untuk aku lupakan. Thank's My Friend
Lastyono Adi Putro, Dede Suhadi, Baron Sujatmiko, Iswanto, Harka Saleh Saputra, Hendro (tuan rumah), Agus Hermanto, Deny Hartanto, Ronal Petrus Gerson, Dicky C.F, Junaidi, Maryanto Wibowo dan Dwi Cahyono (Qwill).
Usai buka puasa akhirnya tertuju pada satu permainan "Futsal" yap.. salah satu olahraga yang sedang populer dan berkembang di Indonesia. Oper kekiri dan oper ke depan mengutakatik di daerah perlawanan akhirnya aku membuahkan gol untuk tim Oye.
Kumpul, tertawa dan berbagi cerita dengan teman lama sungguh menambah rasa rindu yang mendalam. Seakan ingin mengulangnya kembali.
I Miss U
20 Agustus 2007
PAPUA
PAPUA
Keadaan Sosial Budaya
Sudah sejak lama ujung barat laut Irian dan seluruh pantai utara penduduknya dipengaruhi oleh penduduk dari kepulauan Maluku (Ambon, Ternate, Tidore, Seram dan Key), maka adalah tidak mengherankan apabila suku-suku bangsa disepanjang pesisir pantai (Fak-Fak, Sorong, Manokwari dan Teluk Cenderawasih) lebih pantas digolongkan sebagai Ras Melanesia dari pada Ras Papua. Zending atau misi kristen protestan dari Jerman (Ottow & Geissler) tiba di pulau Mansinam
Manokwari 5 Februari 1855 untuk selanjutnya menyebarkan ajaran agama disepanjang pesisir pantai utara Irian. Pada tanggal 5 Februari 1935, tercatat lebih dari 50.000 orang menganut agama kristen protestan. Kemudian pada tahun 1898 pemerintah Hindia Belanda membuka Pos Pemerintahan pertama di Fak-Fak dan Manokwari dan dilanjutkan dengan membuka pos pemerintah di Merauke pada tahun 1902. Dari Merauke aktivitas keagamaan misi katholik dimulai dan pada umumnya disepanjang pantai selatan Irian. Pada tahun 1933 tercatat sebanyak 7.100 orang pemeluk agama katholik. Pendidikan dasar sebagian besar diselenggarakan oleh kedua misi keagamaan tersebut, dimana guru sekolah dan guru agama umumnya berasal dari Indonesia Timur (Ambon, Ternate, Tidore, Seram, Key, Manado, Sanger-Talaud, dan Timor), dimana pelajaran diberikan dalam bahasa Melayu. Pembagian kedua kelompok agama tersebut kelihatannya identik dengan keadaan di Negeri Belanda dimana Kristen Protestan di Utara dan Kristen Katholik di Selatan.Walaupun Belanda harus mengeluarkan anggaran yang besar untuk menbangun Irian Barat, namun hubungan antara kota dan desa atau kampung tetap terbatas. Hubungan laut dan luar negeri dilakukan oleh perusahaan Koninklijk Paketvaart Maatschappij (KPM) yang menghubungkan kota-kota Hollandia, Biak, Manokwari, Sorong, Fak-Fak, dan Merauke, Singapura, Negeri Belanda.
Secara tradisional, tipe pemukiman masyarakat Irian Barat dapat dibagi kedalam 4 kelompok dimana setiap tipe mempunyai corak kehidupan sosial ekonomi dan budaya tersendiri.
Penduduk pedalaman yang mendiami dataran rendah;Mereka termasuk peramu sagu, berkebun, menangkap ikan disungai, berburu dihuta disekeliling lingkungannya. Mereka senang mengembara dalam kelompok kecil. Mereka ada yang mendiami tanah kering dan ada yang mendiami rawa dan payau serta sepanjang aliran sungai. Adat Istiadat mereka ketat dan selalu mencurigai pendatang baru.
Penduduk pegunungan yang mendiami lereng-lereng gunung;Melihat kepada tempat pemukimannya yang tetap di lereng-lereng gunung, memberi kesan bahwa mereka ini menempati tempat yang strategis terhadap jangkauan musuh dimana sedini mungkin selalu mendeteksi setiap makhluk hidup yang mendekati pemukimannya. Adat istiadat mereka sangat ketat, sebagian masih "KANIBAL" hingga kini, dan bunuh diri merupakan tindakan terpuji bila melanggar adat karena akan menghindarkan bencana dari seluruh kelompok masyarakatnya. Perang suku merupakan aktivitas untuk pencari keseimbangan sosial, dan curiga pada orang asing cukup tinggi juga.Pulau yang berada di muara Sungai Ajkwa, Mimika, Papua, ini merupakan salah satu dari gugusan pulau dengan hutan mangrove di dalamnya. Hutan ini belum terjamah oleh keserakahan industri seperti yang dialami oleh hutan mangrove di daerah lain.
Sebagian dari daratan ini telah ditumbuhi oleh tanaman mangrove.
Berdasarkan data satelit, pulau ini mulai ditumbuhi tanaman mengrove sekitar 1997 dan baru menjadi pulau yang cukup stabil pada 2000.Berdasarkan survei vegetasi pada 2000, tercatat dua spesies mangrove dalam kategori pohon, enam spesies mangrove dalam kategori belta, dan enam spesies mangrove dalam kategori anakan. Total spesies mangrove yang berada di pulau ini adalah tujuh spesies. Sedangkan kepadatan mangrove di pulau ini adalah 126 pohon/hektare, 1.051 belta/hektare, dan 643 anakan/hektare.
Berdasarkan survei 2001, tercatat 30 spesies krustasea, empat spesies moluska, dan tujuh keluarga cacing, yang beranak-pinak di pulau ini. Hal ini menunjukkan bahwa hewan-hewan tersebut dapat hidup dan berkembang di daerah yang mengandung tailing.
Dia menjelaskan, hutan mangrove di Pulau Ajkwa telah membentuk sebuah ekosistem kehidupan. Biota-biota laut yang hidup di sana memancing kedatangan berbagai jenis burung.
Karena itu, jika Anda ke sana, jangan lupa membawa teropong. Dari
lensa teropong, dapat diamati indahnya bentuk dan warna burung yang sedang bertengger di dahan pohon. Kicauan burung pun nyaring bersahut-sahutan seperti ingin meramaikan pulau yang tidak didiami oleh manusia ini.Ada yang bentuknya aneh seperti great-billed heron yang bertubuh kecil namun berparuh dan berleher panjang. Ada pula red-headed myzomela yang warna bulu kepala hingga buntutnya berwarna merah dengan sayap berwarna hitam.
Ada juga yang seluruh anggota tubuhnya berwarna-warni milik burung rufous-night heron. Burung ini memiliki bulu kepala berwarna hitam dengan jambul berwarna putih. Pada bagian leher hingga perut berwarna putih namun sepasang sayapnya berwarna cokelat. Kedua kakinya berwarna kuning semakin menambah warna-warni burung ini.
Jika tidak dapat melihat burung-burung karena tersembunyi di balik dedaunan, jangan kecewa karena kita masih bisa melihat burung raja udang yang berkeliaran di pinggir pantai. Burung ini berjalan-jalan di sekitar pepohonan untuk mencari udang yang bersembunyi di dalam pasir.
06 Agustus 2007
Warnet dan Game online
Warnet dan Game online
Teknologi Warung Internet harus di akui merupakan teknologi andalan dalam memberikan alternatif akses Internet yang murah bagi banyak orang. Perkembangan bisnis warnet di tahun 2007 diperkirakan akan terus meningkat. Meskipun bisnis warnet bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan modal tidak sedikit, namun tampaknya makin banyak saja pemainnya di pasaran.
Banyak yang melihat Warnet adalah bisnis yang mudah dan cepat BEP, namun kenyataannya tidaklah seperti itu. Lokasi memang sangat menentukan , namun untuk mendapat lokasi yang bagus tentu harga sewanya juga mahal , disini dibutuhkan analisis yang baik untuk mendapatkan <
Jumlah pengguna Internet melalui warung internet (warnet) rata-rata sebanyak 840 ribu orang. Setiap orang mengakses internet rata-rata satu jam per hari, sehingga dengan tarif rata-rata sebesar Rp 4.000 per jam, total perputaran uang di warnet mencapai Rp 100,8 miliar per bulan. Dengan struktur biaya sekarang, margin keuntungan warnet rata-rata hanya 5% atau sekitar Rp 5 miliar per bulan. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari) Irwin Day dalam diskusi dua hari mengenai tata kelola Internet yang baik di Jakarta, Kamis (12/7).
Jalan Ciledug Raya contohnya disepanjang jalan ini banyak bermunculan warnet seperti The Pacth, Pluto Net, Tara, Cepe-Net, Mahabrata, Pusat Net, dll. Munculnya warnet ini bukan tanpa sebab. Faktor munculnya warnet ditimbulkan oleh faktor lokasi, disepanjang jalan ini terdapat kampus, sekolah, perkantoran, kompleks perumahan dan jalur hilir mudiknya pekerja di pagi dan sore hari.
Seperti diutarakan Ucok penjaga Cepe-Net Lambatnya akses internet rumahan dan tarif yang tak bersahabat menjadikan warnet tumpuan utama pertumbuhan game online. "Kalau cuma mengandalkan browsing dan chat udah gak zaman, sekarang harus ada game yang lagi disukai sekaligus menjadi hiburan yan menyenangkan” ujarnya.
Tak berbeda jauh, Noor Fred penggila game online mengatakan dengan game online kita bisa bermain dengan jutaan orang dimanapun, berkenalan bahkan tak jarang banyak pasangan bertemu di game online. Selain bermain game online juga dapat menghasilkan uang, ujar pemain Bliz di Ran online ini.
Untuk semua kategori game di warnet disepanjang jalan Ciledug Raya Seal Online menduduki peringkat pertama disusul Ran Online, Ayodance, CS, DotA, dan Ragnarok. Tarifnya pun beragam mulai Rp3.000-Rp.4.000 perjam hingga hitungan paket yang lebih murah. Seperti di Cepe-Net hitungan paket 4 (19.00 s/d 07.00) hanya Rp.14.000. bukan hanya tarif murah yang dicari pengunjung, melainkan kecepatan, pelayanan dan kenyamanan yang dinilai memiliki paktor penting.
26 Juli 2007
Berbagi Cerita di Pasar Kebayoran Lama
Berbagi Cerita di Pasar Kebayoran Lama
-Ular 3,9 Meter-
Hari ini, Kamis 26 Juli 2007. Matahari bersinar sedikit menyengat kulit. Seperti biasa aku bergegas melakukan aktifitas keseharianku, ketika membuat kopi aku berpikir, sepertinya hari ini gak ada agenda liputan. Lantas aku melihat buku agenda kerjaku…hah..pas banget hari ini aku libur.
Menikmati kopi dan sebatang rokok dengan menyaksikan tayangan tv berbau binatang..aku tersentak bagaimana kalau aku hunting mencari hewan / binatang langka yang diperjual belikan secara ilegal. Dengan bergegas tanpa arah tujuan pergiku. Aku berpikir bagaimana jika aku pergi ke pasar tradisional, pasti disana banyak penjual binatang dan hewan (bukan pasar hewan biasanya).
Menaiki metro mini 69 dari arah rumahku menuju pasar Kebayoran Lama aku dihibur oleh beberapa musisi jalanan dengan alunan biola dan harmonika membawakan sebuah lagu yang cukup menyentuh. Seiring dengan lagu Ada Band akupun sampai di Pasar Kebayoran Lama.
Menyisiri pasar dibawah teriknya matahari yang kurang bersahabat, tampaknya bukan pilihan yang tepat. Banyak kegiatan yang terjadi di pasar, hamparan barang dagangan mulai dari sendok garpu hingga celana jeans bahkan sampai celana dalam wanita tersaji dengan indahnya suasana pasar pada saat itu. Sedikit menghibur diri sendiri, bagaimana jika itu dipakai oleh artis ibu
Sesuai tujuan hunting ku siang ini, aku melihat sederet penjual ayam kampung sambil bertanya-tanya ternyata ayam kampong yang dijual berasal dari Parung kisaran harga mencapai 50 ribu.
Perutku mulai merintah, akupun mencari makanan yang jarang aku makan. Didepan ku terlihat ramai orang mengantri seraya ingin tahu aku menghampiri. Ternyata penjual makanan Nasi Gule Sapi. Yah sudah aku membelinya..enak juga, lumayan lah.
Tiba-tiba aku melihat sesorang membawa karung dengan dipikul menghampiri penjual obat disampingku.
Astaga yang aku lihat sekarang ini adalah tujuan huntingku. Serontak aku mengeluarkan kamera.
Ular ini adalah ular piton dengan panjang 3, 9 meter waw cukup panjang yah. Aku bertanya dari mana asalnya, sang punya sambil heran melihat kameraku berkata dari Jawa. Berapa akan dijual, saya sih jual 700 ribu.
Sayang, hewan berkuran panjang yang seharusnya hidup bebas dialamnya harus pindah kepemilik uang yang nantinya tidak tahu akan diapakan nasib ular tersebut.
Sungguh
“Save the Animal and Give Your Hand For Them”
+ Indra Kusuma>>
Investasi di Kepingan Original
Video Ezy adalah waralaba terbesar di bidang video rental-outlet ritel dengan lebih dari 1.000 outlet di beberapa negara. Sekali pun dengan persaingan pasar yang sangat tinggi Video Ezy terbukti bertahan di tengah ketatnya persaingan. Video Ezy yang didirikan di Australia pada tahun 1983 lalu dengan cepat memantapkan dirinya sebagai salah satu jaringan ritel paling inovatif di wilayah Asia Pasifik. Penyajian dan penataanya yang unik dan dipadu dengan strategi marketing yang hebat saat ini terlihat jelas sebagai video rental / franchise ritel nomor satu.
Bagus Yudiono Boesono pimpinan Video Ezy Indonesia mengatakan pada akhir tahun 2000, Video Ezy memiliki hampir 600 gerai di seluruh Australia dan Selandia Baru. Jumlah gerai sebesar itu menjadikannya perusahaan video rental terbesar di wilayah tersebut.
PT Video Ezy International (VEI) perusahaan yang mengantongi lisensi dari Video Ezy (Australia ) terus berekspansi dalam menambah gerainya. Hingga kini, mereka telah memiliki 132 gerai yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia dan berencana memiliki 300 gerai di tahun 2007 ini .
Video Ezy ingin memasarkan bisnis home entertainment ke seluruh dunia yang disesuaikan dengan keadaan pasar lokal. Dengan franchise berarti menyediakan kesempatan kepada masyarakat yang berpikiran ke depan untuk memiliki dan menjalankan bisnis yang menghasilkan. Video rental merupakan satu diantara bisnis yang paling menarik di Indonesia. Dengan adanya outlet Video Ezy maka bisa memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia tentang perbedaan kualitas video-video yang sah dengan bajakan. Format original adalah untuk kenyamanan mata saat menyaksikan film dan juga membuat player awet.
Waralaba video ezy sangat berbeda dengan waralaba biasanya. Seseorang yang tertarik dengan peluang bisnis waralaba biasanya wajib membeli lisensi atau izin penggunaan nama yang disebut <
Peminat waralaba Video Ezy hanya perlu menyediakan tempat (toko) yang nantinya akan menjadi gerai sebagai modal, sedangkan sisanya disiapkan oleh Video Ezy International sebagai franchisor. Tidak ada beban franchise fee yang dibebankan kepada para pemilik modal namun hanya sistem bagi hasil.
Dalam bagi hasil, Video Ezy tidak memungut royalty dari transaksi yang terjadi disetiap gerai, tetapi menggunakan pola bagi hasil yang komposisinya ditentukan saat negosisasi. Modal yang dibutuhkan untuk membuka gerai Video Ezy sebesar 100-150 juta untuk sewa tempat dan renovasi untuk satu tahun.
Untuk kelengkapan isi film yang akan menghiasi sudut rak, pemilik waralaba tidak usah bingung memikirkan berapa keping VCD dan Judul apa yang harus dipajang, tapi manajemen Video Ezy yang akan mengaturnya. Film yang ditawarkan sangat beraneka ragam mulai dari Barat hingga Asia dan Indonesia dengan kualitas original “Jadi kita akan ukur luas tokonya untuk menentukan berapa keping dan judul VCD yang akan disewakan nanti,” jelas Bagus.
Bagus mengatakan berinvestasi di bidang video rental masih memiliki potensi pasar yang sangat besar dikarenakan kebutuhan masyarakat akan hiburan yang semakin hari semakin meningkat। Dan menonton film di rumah merupakan hal yang paling efektif untuk mendapatkan hiburan dengan biaya yang murah. Harapan ke depannya Video Ezy Indonesia bertekad untuk mencapai tujuan dengan cara merangkul pemilik outlet yang memiliki kualitas tinggi dalam pelayanan .
Reportase : Indra Kusuma
Pijat Refleksi, diyakini Memberikan Manfaat yang Baik Bagi Tubuh.

Pijat Refleksi, diyakini Memberikan Manfaat yang Baik Bagi Tubuh.
Beragam cara untuk tampil sehat dan bugar bagi setiap orang bukanlah sesuatu hal yang baru, terlebih jika cara tersebut dilakukan oleh kaum hawa. Kaum adam contohnya, kini mulai tertarik untuk menjaga dan memperhatikan kondisi badan mereka. Agar tampil sehat dan bugar dengan cara melakukan pijat refleksi.
Kawasan Kebayoran Baru merupakan kawasan yang memiliki beragam rumah perawatan kecantikan (house of beauty) seperti halnya Seven7 Salon yang terletak di Jl. Taman Pakubuwono 6 No.11. Seven7 salon yang menghadirkan perawatan pijat refleksi ternyata cukup diminati oleh kaum adam yang dinilai dapat menyembuhkan penyakit dan mengembalikan kondisi badan yang prima.
Pijat refleksi dikenal sejak ratusan tahun lalu di Cina dan Mesir yang kemudian di
Dengan menjalani pemijatan rutin, organ tubuh akan selalu dibuat siaga dengan daya tahan tubuh yang prima. Pijat refleksi juga membantu para dokter untuk mengetahui organ tubuh yang mengalami gangguan.
Melihat manfaat pijat refleksi yang cukup banyak bagi tubuh, tak heran jika bagi sebagian kaum adam ingin memiliki kondisi badan yang prima dengan cara melakukan pijat refleksi. Pijat yang memakan waktu 30 sampai satu jam setengah ini, dilakukan oleh para staf yang ahli khusus pijat refleksi seven7 salon dengan ruangan yang memberikan kenyamanan dan ketenangan, sehingga merasa relaks, ujar Theresia.
Tak hanya menawarkan treatment pijat refleksi bagi pria dan wanita. Seven7 Salon juga menawarkan treatment gabungan dari pemijatan (massage), scrubing dan pemakaian lulur yang semuanya dikemas dengan aroma wewangian.
Tak ubahnya sebuah salon, Seven7 Salon yang berdiri 12 Mei lalu ini, memberikan pilhan perawatan rambut bagi wanita dan pria. Perawatan rambut mulai dari cuci blow styling, hair spa L’oreal hingga make up set memiliki kualitas yang tak jauh berbeda dengan salon-salon kenamaan, tak terkecuali spa pedicure and manicure. Harga yang relative murah dengan fasilitas pelayanan terbaik akan anda rasakan bila mencoba berbagai treatment Seven7 Salon. (Indra Kusuma)
