Read More.. Indra Long: 02 Okt 07

02 Oktober 2007

Jakarta Menjelang Lebaran

Jl. Ciledug Raya didepan ITC Cipulir dan Stasiun Jakarta Kota

















Dompet Siapakah Ini?

emm.. hari ini aku bertandang kembali kekampus tercintaku di Universitas Mercu Buana. Walau sudah tak menyandang gelar mahasiswa bukan berarti melupakan asal dimana aku bergelut di bangku kuliah.

Yap...sesuai judul Dompet Siapakah ini?

Menemukan sebuah dompet nampaknya sangat beruntung sekali. pasti Anda mencoba menebak apakah isi dompet tersebut dan bagaimana nasib pemilik benda yang selalu berada dikantong itu?


Usai tertawa dan bercanda di koridor Gd D Lt 4 Aku dan teman-teman coba mencari penghilang dehidrasi. Maklum bila teman-teman sudah berkumpul mereka selalu berbagi cerita terbaru ini itu. Hingga lelucon konyol dan candaan yang gak penting keluar meramaikan suasana, hingga lupa minum. Sebelum beranjak jauh menuruni lantai 4, tergeletak sebuah dompet tanpa tuannya. Lantas saja sang dompet langsung diamankan oleh teman-temanku.

Dengan rasa penasaran dan ingin tahu siapakah pemilik dompet tersebut. Dompet itupun dibuka. Otomatis yang dilihat pasti nilai nominal uang yang ada di dompet tersebut. Ternyata nilainya tidak banyak, maklum mahasiswa. Mencari sang pemilik dompet tersebut nampaknya sangat sulit karena jumlah mahasiswanya ribuan, kalau salah orang bisa raib tuh dompet, celetuk seorang teman.

Akhirnya dompet tersebut diletakkan disebuah meja dihadapan Aku dan teman-teman bersandar di sebuah lorong tak jauh dari Gd D dan Gd E. Berharap pemiliknya melintasi meja tersebut.

1 hingga 2 jam berlalu, sang pemiliknya pun tak kunjung melintas. Dompet tersebut sungguh banyak menyita perhatian mahasiswa, pasalnya banyak mahasiswa yang ingin tahu, dompet siapakah itu. Satu persatu mahasiswa yang lewat mencoba melihat isi dompet tersebut. Banyak yang bertanya dompet siapa nih. punya siapa? apaan isinya? pokoknya banyak pertanyaan bersarang di sekitar aku bersandar.














Hingga akhirnya aku dan teman-teman merelakan saja bila ada yang mau membawa dompet itu pergi. Kalau dipikir-pikir jadi inget sama filmnya Bung Ben (Benyamin) tentang Sepatu PDL yang bikin pusing. Ternyata setelah menunggu lama, tiba-tiba seorang mahasiswa mengenakan switer hijau menghampiri dari kejauhan dan bertanya "maaf bang, ini dompet saya" serentak aku dan teman-teman bersorak, AKHIRNYA ketemu juga pemiliknya. Ternyata Pemiliknya mahasiswa Elektro angkt 2002 yang sudah berputar-putar mengelilingi kampus. Dengan raut muka yang berbinar-binar ia mengucapkan terima kasih. Pasalnya dompet tersebut berisikan STNK motor, KTP, SIM, ATM dan KTM sangat malang sekali bila surat-surat tersebut hilang.

emmh...peristiwa tersebut mengingatkan aku akan peristiwa serupa semasa kuliah dulu. Waktu itu aku sedang makan disebuah tempat makan disamping kampus, usai makan tibalah membayar. Gak taunya dompet hilang...dengan panik yang tak tertolong aku coba flash back sebelum sampai ke tempat makan. langsung saja kau teringat di Wartel umum di depan kampus. setibanya disana aku dihampiri seorang wanita berjilbab manis dan cantik. "Maaf mas, cari dompet ini yah" tanyanya. Allhamdulilah akhiran ketemu. Uhhhh...untung saja yang menemukan orang baik dan jujur kalau enggak, bisa-bisa gak jajan selama sebulan waktu itu. sayangnya Aku gak berkenalan dan tukaran no hp, padahal cantik loh.

Intinya konsentrasi, jangan sampai barang perlengkapan kita terlupa atau hilang.
hehehehehehe..

Ramadhan yahh Ramadhan....

Ramadhan tahun ini sesaat lagi akan usai, tapi gak tahu rasanya Ramadhan tahun ini sangat berat bagi Aku untuk ngelaksanain.. mungkin tuhan tahu apa yang hambanya inginkan.

Kesendiri adalah hal yang paling berat untuk ngejalanain puasa, karena Aku harus ngejalananin dan melaksanakan ibadah sendirian mulai dari gerasak-gerusuk untuk menyiapkan makanan saur hingga Adzan Maghrib berkumandang, semuanya penuh dengan kesendirian.

Sekadar ingin mengisi kesendirian dibulan puasa ini. Aku mulai menyibukkan kembali waktu luangkan diwarnet (rumah ke4ku,-Red). Sambil bercuap-cuap dengan teman-teman didunia nan jauh melalui sebuah Game Online (Ran Online). Aku menyempatkan kembali membuka blog ku yang hampir saja terlupakan.

Kali ini Aku akan berbagi cerita berbuka puasa.
Adzan Maghrib berkumandang di tiap sudut deretan rumahku. (Ups, rumahku dikelilingi oleh sederet kontrakan). Kemenangan telah tiba dihari ini, usai meminum segelas es buah pemberian tetanggaku, aku keluar untuk mencari angin segar.
Qwill, seorang temanku mengirim pesan singkat yang berisi "dimana Pak, nongkrong gak nih malam...dah lama nih gak nongkrong hehehe". Sms-an sudah berlangsung lama, hingga akhirnya Aku ketemuan dengan nya. Dari pertemuan tersebut aku dan Qwill tercetus ide membuat buka puasa bersama dengan teman-teman lama. akhirnya dengan korrdinasi yang bagus berhasillah buka puasa yang dihadiri oleh teman-teman lama. Hari itu pas banget tanggal 1 Oktober 2007 kemarin. suatu moment yang sangat suli untuk dibuat di luar bulan penuh berkah ini.

Teman-teman lama yang sudah lama tak bersua, pada hari itu kembali bertemu berbagi cerita diiringi candaan dan joke-joke ringan hingga aku berpikir kini sendiri itu telah sirnah, walau hanya sesat tapi akan sulit untuk aku lupakan. Thank's My Friend
Lastyono Adi Putro, Dede Suhadi, Baron Sujatmiko, Iswanto, Harka Saleh Saputra, Hendro (tuan rumah), Agus Hermanto, Deny Hartanto, Ronal Petrus Gerson, Dicky C.F, Junaidi, Maryanto Wibowo dan Dwi Cahyono (Qwill).

Usai buka puasa akhirnya tertuju pada satu permainan "Futsal" yap.. salah satu olahraga yang sedang populer dan berkembang di Indonesia. Oper kekiri dan oper ke depan mengutakatik di daerah perlawanan akhirnya aku membuahkan gol untuk tim Oye.

Kumpul, tertawa dan berbagi cerita dengan teman lama sungguh menambah rasa rindu yang mendalam. Seakan ingin mengulangnya kembali.











































































































I Miss U